POJOKSATU.id, MEDAN— Update progres penetapan NI PPPK guru 2023 di Sumatera Utara (Sumut) per tanggal 19 April 2024 sudah mencapai 67 persen. Banyak daerah realisasinya sudah 100 persen.

Dari 32 instansi yang ikut seleksi PPPK guru di Sumut 2023, menyisakan dua daerah yang progres penetapan NI PPPK-nya masih 0 persen yaitu Mandailing Natal (Madina) dan Labuhanbatu Selatan (Labusel).

Total usul masuk NI PPPK sebanyak 17.342 orang, total usulan divalidasi sebanyak 11.535 orang atau mencapai 67 persen.

Baca Juga: Viral Buaya Muara Melintas di Sei Mati Medan Labuhan, BKSDA Imbau Masyarakat Menjauh dari Wilayah Lintasan

Data NI PPPK guru hasil seleksi 2023 ini tercantum dalam laman Instagram @officialbkn6medan.

Untuk Madina, Kepala Kanreg VI BKN Medan Janry Haposan Simanungkalit mengakui memang bermasalah dan BKN Medan sudah menerima kunjungan Plt Kadis Pendidikan Sahnan Pasaribu dan Plt Kepala BKD atau BKPSDM Lismulyadi.

Janry Haposan Simanungkalit dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (19/4) membenarkan kedatangan pejabat Madina ke BKN Medan pada Kamis (18/4) lalu terkait penetapan NI PPPK 2023.

Disinggung SK dan NI PPPK Madina 2023 saat ini ditahan BKN Pusat karena bermasalah, Janry Simanungkalit membenarkan hal itu.

Baca Juga: Hakim MK Diminta Independen, Prabowo Minta Pendukungnya Adem, Tak Aksi di Lokasi Mana pun

“Betul. Mereka konsultasi terkait hal tersebut dan kita sudah menyampaikan demikian. Jadi memang ditahan sampai menunggu keputusan lebih lanjut,” ujar Kakanreg VI BKN Medan ini.

Adapun untuk daerah-daerah di Sumut, progres penetapan NI PPPK guru 2023 adalah sebagai berikut ;

1. Nias Selatan diusulkan 293 orang, progres yang sudah selesai 100 persen.

2. Pakpak Bharat diusulkan 29 orang, progres yang sudah selesai 100 persen.

3. Kota Tebing Tinggi diusulkan 219 orang, progres yang sudah selesai 100 persen.

4. Kota Pematangsiantar diusulkan 183 orang, progres yang sudah selesai 95 persen.

5. Kota Padangsidimpuan diusulkan 184 orang, progres yang sudah selesai 100 persen.

6. Dairi diusulkan 594 orang, progres yang sudah selesai 100 persen.

7. Serdang Bedagai diusulkan 1723 orang, progres yang sudah selesai 22 persen.

8. Labusel diusulkan 574 orang, progres yang sudah selesai 0 persen.

9. Labura diusulkan 463 orang, progres yang sudah selesai 78 persen.

10. Padanglawas diusulkan 135 orang, progres yang sudah selesai 100 persen.

11. Paluta diusulkan 120 orang, progres yang sudah selesai 98 persen.

12. Batubara diusulkan 229 orang, progres 100 persen.

13. Kota Gunungsitoli diusulkan 176 orang, progres 100 persen.

14. Nias Utara diusulkan 502 orang, progres 100 persen.

15. Pemprov Sumut diusulkan 1997 orang, progres 35 persen.

16. Deliserdang diusulkan 527 orang, progres 100 persen.

17. Karo diusulkan 377 orang, progres 100 persen.

18. Langkat diusulkan 799 orang, progres 48 persen.

19. Tapteng diusulkan 174 orang, progres 99 persen.

20. Simalungun diusulkan 3.384 orang, progres 70 persen.

21. Labuhanbatu diusulkan 268 orang, progres 99 persen.

22. Taput diusulkan 365 orang, progres 98 persen.

23. Tapsel diusulkan 1113 orang, progres 99 persen.

24. Asahan diusulkan 357 orang, progres 96 persen.

25. Nias diusulkan 80 orang, progres 100 persen.

26. Toba diusulkan 379 orang, progres 100 persen.

27. Mandailing Natal diusulkan 837 orang, progres 0 persen.

28. Humbahas diusulkan 516 orang, progres 67 persen.

29. Kota Medan diusulkan 607 orang, progres 100 persen.

30. Kota Binjai diusulkan 11 orang, progres 100 persen.

31. Kota Sibolga diusulkan 73 orang, progres 100 persen.

32. Samosir diusulkan 54 orang, progres 83 persen.***