POJOKSATU.id, BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor telah mengusulkan formasi PPPK Kabupaten Bogor 2024 sebanyak 2.235 formasi.
Saat ini Pemkab Bogor masih menunggu apakah formasi PPPK Kabupaten Bogor 2024 disetujui seluruhnya atau ada pengurangan.
Formasi PPPK Kabupaten Bogor 2024 yang cukup banyak berdampak pada beban belanja pegawai Pemkab Bogor tahun ini.
Baca Juga: Fan-Con Ten WayV di Jakarta Resmi Dibatalkan Tanpa Alasan yang Jelas
Belanja pegawai adalah kompensasi dalam bentuk uang maupun barang yang diberikan kepada pegawai negeri, pejabat negara, dan pensiunan serta pegawai honorer yang akan diangkat sebagai pegawai lingkup pemerintahan baik sebagai imbalan atas pekerjaan yang telah dilaksanakan dalam rangka mendukung tugas dan fungsi unit organisasi pemerintah.
Singkatnya, belanja pegawai adalah gaji pegawai plus tunjangan yang diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Target belanja pegawai Pemkab Bogor 2024 yang dianggarkan dalam APBD sebesar 3,165 triliun atau sekitar 30 persen lebih dari target belanja daerah sebesar Rp 10,528 triliun.
Baca Juga: Heboh Caketum Golkar, Sekjen Hasto Tetap ‘Serang’ Jokowi, Ingatkan Apa yang Terjadi di PDIP
Target belanja pegawai Pemkab Bogor naik sekitar Rp 570 miliar dari realisasi belanja pegawai tahun 2023 sebesar 2,595 triliun.
Kenaikan belanja pegawai sekitar Rp 570 miliar tersebut dipastikan bukan hanya untuk menggaji PPPK Kabupaten Bogor 2024 maupun PPPK 2023 yang diangkat pada 2024.
Jika gaji dan tunjangan PPPK Kabupaten Bogor rata-rata Rp 4 juta per bulan, maka anggaran belanja pegawai untuk 2.235 PPPK hanya sekitar Rp 107 miliar.
Baca Juga: Ada Surat dari Bupati, Kapolres Madina Sebut Tindak PETI Kotanopan Karena Perintah Kapolda Sumut
Lalu anggaran belanja pegawai yang masih tersisa sekitar 450 miliar digunakan untuk apa?
Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Pemkab Bogor terkait hal itu. Kemungkinan tunjangan ASN bakal dinaikkan, sehingga membebani APBD.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor Nia Kusmardini mengatakan Pemkab Bogor telah mengusulkan formasi PPPK 2024 sebanyak 2.235.
"Dari Kabupaten Bogor, total usulannya 2.235 formasi," ujar Nia Kusmardini, Selas 27 Februari 2024.
Nia menerangkan, untuk rincian yang tersedia untuk masing-masing formasi, masih menunggu hasil verifikasi yang dilakukan KemenPAN-RB.
"Iya kami masih menunggu penetapan formasinya," kata Nia.
Selain belanja pegawai, belanja hibah Kabupaten Bogor juga cukup besar, yakni Rp 576,78 miliar. Sedangkan belanja modal ditargetkan sebesar 1,759 triliun.
Belanja modal adalah alokasi uang yang direncanakan untuk memperoleh aset tetap yang memiliki masa manfaat ekonomi lebih dari satu periode akuntansi seperti properti, peralatan, tanah, gedung yang akan menjadi aset pemda.
Belanja modal meliputi pembangunan insfrastruktur jalan dan jembatan, serta pembangunan gedung milik pemerintah.
Berikut perbandingan postur APBD Kabupaten Bogor 2024 dan 2023:
Postur APBD Kabupaten Bogor 2024
I. Pendapatan Daerah
A. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
- Target/pagu : Rp 9,607 T
1. Pajak Daerah
- Target/pagu : Rp 3,860 T
2. Retribusi Daerah
- Target/pagu : Rp 149,04 M
3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
- Target/pagu : Rp 77,60 M
4. Lain-Lain PAD yang Sah
- Target/pagu : 802,22 M
B. Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD)
1. Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat : Rp 4,596 T
C. Pendapatan lainnya
Target dan realisasi pendapatan lainnya sebesar yakni:
- Target/pagu : Rp 1,150 T
Adapun rincian target pendapatan lainnya adalah sebagai berikut:
1. Pendapatan Transfer Antar Daerah
- Target/pagu : Rp 1,087 T
2. Lain-lain Pendapatan
- Target/pagu : Rp 63,10 M
II. Belanja Daerah
- Target/pagu : Rp 10,528 T
Adapun rincian target belanja daerah adalah sebagai berikut:
1. Belanja Pegawai : Rp 3,165 T
2. Belanja Barang dan Jasa : Rp 3,351 T
3. Belanja Modal : Rp 1,759 T
4. Belanja Hibah : Rp 576,78 M
5. Belanja Bantuan Sosial : Rp 14,71 M
6. Belanja Tidak Terduga : Rp 30,00 M
7. Belanja Bagi Hasil : Rp 230,86 M
8. Belanja Bantuan Keuangan : Rp 1.400,39 M
III. Surplus/(Defisit)
- Target/pagu : Rp -920,84 M
- Realisasi : -
1. Pembiayaan Daerah : Rp Rp 0,00 M
2. Penerimaan Pembiayaan Daerah : Rp 920,84 M
3. SILPA : Rp 820,84
4. Pencairan Dana Cadangan : Rp 100,00 M
Bandingankan dengan postur APBD Kabupaten Bogor tahun 2023 sebagai berikut:
Postur APBD Kabupaten Bogor 2023
I. Pendapatan Daerah
A. Pendapatan Asli Daerah (PAD)
- Target/pagu : Rp 3,427 T
- Realisasi : Rp 3,968 T
Berikut rincian target dan realisasi PAD Kabupaten Bogor 2023:
1. Pajak Daerah
- Target/pagu : Rp 2,502 T
- Realisasi : Rp Rp 2,805 T
2. Retribusi Daerah
- Target/pagu : Rp 158,45 M
- Realisasi : Rp 125,78 M
3. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
- Target/pagu : Rp 75,30 M
- Realisasi : Rp 76,24 M
4. Lain-Lain PAD yang Sah
- Target/pagu : Rp 690,86 M
- Realisasi : Rp 960,90 M
B. Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD)
1. Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat : Rp 4,113 T
C. Pendapatan lainnya
Target dan realisasi pendapatan lainnya sebesar yakni:
- Target/pagu : Rp 1,009 T
- Realisasi : Rp 1,269 T
Adapun rincian target dan realisasi pendapatan lainnya adalah sebagai berikut:
1. Pendapatan Transfer Antar Daerah
- Target/pagu : Rp 952,87 M
- Realisasi : Rp 1,190 T
2. Pendapatan Hibah
- Target/pagu : Rp 0,02 M
- Realisasi : Rp 13,99 M
3. Lain-lain Pendapatan
- Target/pagu : Rp 56,72 M
- Realisasi : Rp 65,83 M
II. Belanja Daerah
- Target/pagu : Rp 9,192 T
- Realisasi : Rp 9,618 T
Rincian target dan realisasi belanja daerah adalah sebagai berikut:
1. Belanja Pegawai
- Target/pagu : Rp 2,785 T
- Realisasi : Rp 2,595 T
2. Belanja Barang dan Jasa
- Target/pagu : Rp 3,059 T
- Realisasi : Rp 3,395 T
3. Belanja Modal
- Target/pagu : Rp 1,255 T
- Realisasi : Rp 1,304 T
4. Belanja Hibah
- Target/pagu : Rp 424,99 M
- Realisasi : Rp 637,32 M
5. Belanja Bantuan Sosial
- Target/pagu : Rp 30,94 M
- Realisasi : Rp 30,35 M
6. Belanja Tidak Terduga
- Target/pagu : Rp 50,30 M
- Realisasi : Rp 52,26 M
7. Belanja Bagi Hasil
- Target/pagu : Rp 222,44 M
- Realisasi : Rp 227,37 M
8. Belanja Bantuan Keuangan
- Target/pagu : Rp 1,363 T
- Realisasi : Rp 1,374 T
III. Surplus/(Defisit)
- Target/pagu : Rp -642,83 M
- Realisasi : Rp 121,98 M
1. Pembiayaan Daerah
- Target/pagu : Rp 642,83 M
- Realisasi : Rp 303,37 M
2. Penerimaan Pembiayaan Daerah
- Target/pagu : Rp 792,83 M
- Realisasi : Rp 453,37 M
Penerimaan Pembiayaan Daerah meliputi:
a). SILPA Tahun Sebelumnya
- Target/pagu : Rp 792,83 M
- Realisasi : Rp 403,37 M
b). Pencairan Dana Cadangan
- Target/pagu : Rp 0,00 M
- Realisasi : Rp 50,00 M
3. Pengeluaran Pembiayaan Daerah
- Target/pagu : Rp 150,00 M
- Realisasi : Rp 150,00 M
Pengeluaran Pembiayaan Daerah meliputi:
a). Pembentukan Dana Cadangan
- Target/pagu : Rp 100,00 M
- Realisasi : Rp 100,00 M
b). Penyertaan Modal Daerah
- Target/pagu : Rp 50,00 M
- Realisasi : Rp 50,00 M
Demikian informasi terbaru seputar formasi PPPK Kabupaten Bogor 2024 dan perbandingan postur APBD Kabupaten Bogor 2024 dengan 2023. ***



