POJOKSATU.id - Banyak langkah yang bisa diambil jika kamu belum lolos PTN. Ini perlu disiapkan mengingat kompetisi masuk PTN cukup ketat.
Jika kamu belum lolos PTN, jangan kehilangan semangat. Masih ada beberapa alternatif yang bisa diambil.
Opsi pertama jika belum lolos PTN, kamu bisa memilih jalur Seleksi Mandiri.
Namun, periksalah apakah PTN yang kamu inginkan menyediakan jalur ini, karena tidak semua universitas memiliki jalur Mandiri jika kamu belum lolos PTN.
Selain itu, kuota penerimaan melalui jalur Mandiri biasanya terbatas.
Selain ujian Mandiri, kamu juga bisa mencoba ujian Masuk Bersama (UMB), yang merupakan tes masuk untuk PTN dan PTS.
Namun, penting juga untuk memeriksa apakah PTN yang kamu tuju mengadakan UMB.
Bagi yang tertarik dengan perguruan tinggi berbasis agama Islam, ada opsi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UMPTKIN).
Namun, tidak semua jurusan membuka penerimaan melalui jalur ini.
Jika gelar bukan prioritas utama, kamu masih bisa memilih sekolah vokasi atau politeknik negeri yang menawarkan program D3 atau D4, yang setara dengan S1 meskipun tanpa gelar.
Alternatif lainnya adalah kuliah di Perguruan Tinggi Swasta (PTS), meskipun biasanya masih ada seleksi masuk.
Pilihan itu diantaranya dilakukan oleh pelajar dari SMK Boash One Bogor, Azka Adifa Maulidiya.
Azka akan mempertimbangkan opsi mendaftar di universitas swasta melalui jalur mandiri jika belum lolos PTN.
"Kalau aku paling gagal PTN kayaknya aku bakal tetep nyoba dulu ngambil yang swasta daftarnya mandiri," ujar siswi jurusan Desain Komunikasi Visual itu.
Selain itu, kamu juga bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti SBMPTN tahun depan.
Sambil menunggu, kamu bisa mengisi waktu dengan mengambil kursus atau bekerja, seperti kursus bahasa yang mungkin bermanfaat untuk beasiswa atau pekerjaan di luar negeri.
Pilihan itu dilakukan oleh Ammar Naufal, siswa dari SMK Boash One Bogor.
Dia sudah merencanakan untuk mencari alternatif lain seperti PTN swasta, atau mungkin mempertimbangkan untuk mengambil jalur pendidikan non-formal seperti kursus atau pelatihan sesuai minat dan bakatnya.
"Saya mungkin akan mempertimbangkan untuk mencari pengalaman kerja atau magang untuk memperluas wawasan dan keterampilan saya," katanya.
Hal serupa juga dipilih oleh Salma Alifiyani, siswa jurusan DKV dari SMK Boash One Bogor.
Menurutnya jika tidak diterima di PTN, dia akan mempertimbangkan untuk merencanakan jalur pendidikan lain, seperti mencari program studi di PTS yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
"Saya juga akan melihat opsi kursus atau pelatihan profesional yang dapat meningkatkan keterampilan dan kualifikasi untuk mencari pekerjaan di masa depan," ungkap Salma.
Terlepas dari hasilnya, Salma tetap berkomitmen untuk terus belajar dan terus berkembang.***




