POJOKSATU.id - Mengetahui besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit bisa membantu calon mahasiswa mempersiapkan kebutuhan biaya kuliah, utamanya saat pembayaran di awal masuk perkuliahan.
Supaya kebutuhan biaya kuliah tidak mendadak dan bisa disiapkan sejak awal, calon mahasiswa wajib simak besaran UKT di PTN favorit ini. Bukan persiapan nyari pinjol loh ya.
Perlu tahu, Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia saat ini memakai sistem biaya kuliah yang disebut Uang Kuliah Tunggal (UKT). Besaran UKT ini diatur berdasarkan kemampuan ekonomi keluarga mahasiswa.
Biaya kuliah yang kini disebut besaran UKT bagi semua mahasiswa dari setiap jalur penerimaan di Perguruan Tinggi Negeri, termasuk di PTN favorit, ditetapkan oleh pemimpin PTN.
Ini sesuai dengan Permendikbud Nomor 25 Tahun 2020 yang mengatur tentang Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi (SSBOPT) pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Besaran UKT di PTN sedikitnya terbagi dalam dua kelompok. Tujuannya untuk meringankan beban mahasiswa terhadap pembayaran uang kuliah.
Tapi, peraturan ini hanya berlaku pada mahasiswa yang diterima lewat jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
Jalur SNBP merupakan metode penerimaan mahasiswa baru di PTN yang didasarkan pada nilai atau prestasi akademik.
Baca Juga: 20 Contoh Soal UTBK SNBT 2024 dan Kunci Jawabannya Terbaru Lengkap Daftar Materi Ujian
Sedangkan SNBT merupakan seleksi masuk perguruan tinggi yang dilakukan berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Pelajar asal SMA Negri 2, Mohamad Fauzan yang saat ini tengah berfokus dalam persiapan SNBP, belum mengetahui informasi sistem biaya kuliah di tingkat perguruan tinggi ini.
"Saat ini saya belum mengetahui besarnya UKT karena sedang fokus mempersiapkan diri untuk SNBP," kata Fauzan. Karena itu ia merasa harus segera juga mencari info tentang UKT.
Jadi UKT ini merupakan biaya yang harus dikeluarkan oleh setiap mahasiswa yang lolos dari SNBP dan SNBT dan dibayarkan setiap semester.
Baca Juga: 15 Contoh Soal Bahasa Inggris UTBK SNBT 2024. Lengkap dengan Kunci Jawaban
Setiap mahasiswa hanya perlu membayar uang kuliah satu kali dalam satu semester, dengan besaran yang tetap, jumlahnya sama setiap semesternya, flat!
Benarkah besaran biaya UKT harus sampai pakai pinjol?
Fenomena membayar UKT dengan pinjol memang sempat ramai. Sampai-sampai seorang pelajar dari SMK Boash One Bogor, Nabila Azalia Putri menilai membayar kuliah dengan pinjol bisa menjadi pilihan yang baik jika dilakukan dengan bijak.
"Sebelum memutuskan menggunakan pinjol, pastikan dulu untuk memahami persyaratan dan ketentuan. Lalu, buatlah rencana pembayaran yang jelas dan realistis untuk menghindari hutang yang tidak terkendali. Pilihlah pinjol yang terpercaya dan memiliki reputasi baik," tanggap siswi jurusan Disain Komunikasi Visual (DKV) itu.
Baca Juga: 10 Sekolah Ikatan Dinas yang Sepi Peminat, Padahal Bisa Jadi Peluang untuk SNBP
Ia menegaskan calon mahasiswa perlu mempertimbangkan dengan matang sebelum menggunakan pinjol untuk pendanaan kuliah dan pelajari dengan baik sistem biaya kuliah yang saat ini berlaku.
Sekedar informasi, sebutan UKT itu hanya di PTN. Kalau di Perguruan Tinggi Swasta (PTS), namanya tetap Sumbangan Pembinaan Pendidikan atau SPP.
Tidak hanya UKT, SPP juga harus dibayarkan pada awal setiap semester selama mahasiswa masih belum menyelesaikan pendidikannya di universitas.
Menariknya, jumlah UKT yang dibebankan kepada mahasiswa itu bervariasi, disesuaikan dengan pendapatan bulanan orang tua atau wali mahasiswa.
UKT umumnya dibagi menjadi enam golongan, yang menentukan besaran biaya berdasarkan pendapatan orang tua, yaitu sebagai berikut.
- Kelompok 1: UKT kurang lebih Rp500.000
- Kelompok 2: UKT kurang lebih Rp1.000.000
- Kelompok 3: UKT kurang lebih Rp2.500.000
- Kelompok 4: UKT kurang lebih Rp4.000.000
- Kelompok 5: UKT kurang lebih Rp5.000.000
- Kelompok 6: UKT kurang lebih Rp6.000.000
Beberapa PTN favorit sudah merilis besaran UKT masing-masing. Ada yang mengalami kenaikan di tahun 2024, ada juga yang tetap sama dengan tahun sebelumnya.
Sebagai gambaran, berikut besaran UKT di beberapa PTN favorit kamu.
1. Institut Teknologi Bandung (ITB)
ITB telah mengumumkan besaran UKT bagi mahasiswa yang diterima melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2024.
Diumumkan melalui laman resminya di https://admission.itb.ac.id/, tidak ada kenaikan biaya kuliah ITB pada 2024/2025. Artinya bahwa biaya kuliah ITB pada 2024/2025 dengan tahun sebelumnya.
Besaran UKT di ITB dibagi menjadi lima golongan, yakni UKT 1, UKT 2, UKT 3, UKT 4, dan UKT 5 dengan nominal yang berbeda-beda, antara Sekolah Bisnis dan Manajemen dengan non-Sekolah Bisnis dan Manajemen.
Sekolah Bisnis dan Manajemen
- UKT 1: Rp 0
- UKT 2: Rp 1.000.000
- UKT 3: Rp 8.000.000
- UKT 4: Rp 14.000.000
- UKT 5: Rp 20.000.000
Selain Sekolah Bisnis dan Manajemen
- UKT 1: Rp 0
- UKT 2: Rp 1.000.000
- UKT 3: Rp 5.000.000
- UKT 4: Rp 8.750.000
- UKT 5: Rp 12.500.000
Memang, banyak yang belum tahu secara rinci besaran biaya UKT di Perguruan Tinggi Negeri.
Namun kasus ramainya pinjol dan UKT di PTN, turut membuat para pelajar penasaran mencari informasi seputar UKT.
Pelajar lainnya, Muhammad Mahdafiqia ikut bersuara soal sistem biaya kuliah UKT.
"Saya rasa penting untuk memahami biaya UKT sebelum masuk ke perguruan tinggi, dengan persiapan diri dan mencari informasi tentang biaya dan cara pembayarannya," ungkap pelajar yang juga dari SMK Boash One Bogor itu.
Pelajar yang akrab dipanggil Piqi itu juga menilai, bisa saja pinjaman online sebagai solusi cepat membayar kuliah.
"Tapi, kalau bisa sih hindari pinjol untuk bayar kuliah. Lebih baik cari alternatif lain, seperti beasiswa atau cari kerjaan part-time biar gak kelilit utang," ujarnya.
Itu sebabnya, pelajar harus pintar-pintar mencari informasi penting di pojoksatu.id terkait pembiayaan UKT di PTN, terutama kampus yang jadi favorit.
2. Universitas Gadjah Mada (UGM)
Rincian UKT di Universitas Gadjah Mada (UGM).
- UKT Pendidikan Unggul: Rp11.400.000
- UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 25%: Rp8.550.000
- UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 50%: Rp5.700.000
- UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 75%: Rp2.850.000
- UKT Pendidikan Unggul Bersubsidi 100%: Rp0
UGM juga memiliki UKT 0 untuk peserta Bidikmisi, dan UKT 1–6 yang didasarkan pada penghasilan.
- UKT 0: Untuk peserta Bidikmisi
- UKT 1: Untuk penghasilan kurang dari Rp500.000
- UKT 2: Untuk penghasilan lebih dari Rp500.000, kurang dari Rp2.000.000
- UKT 3: Untuk penghasilan lebih dari Rp2.000.000, kurang dari Rp3.500.000
- UKT 6: Untuk penghasilan 10.000.000 < Penghasilan ≤ 20.000.000
- UKT 7: Untuk penghasilan 20.000.000 < Penghasilan
Baca Juga: Contoh Soal UTBK SNBT 2023, Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri
Menuju PTN favorit, pelajar SMA Kristen Anak Panah, Nabire Papua Tengah, Agnes Valery Manuhutu diam-diam sudah mempersiapkan diri untuk mendukung biaya kuliah.
"Saya sudah punya plan untuk membuka usaha bidang jasa kecil-kecilan. Setidaknya membantu biaya UKT setengah-setengah biar gak membebani orang tua," ujar Agnes.
Agnes juga berpendapat, solusi pinjol untuk membayar UKT bukan berarti membuat mahasiswa menjadi bergantung pada pinjol.
"Mungkin tujuannya untuk membantu agar tidak terjadi tunggakan yang membengkak.
Tapi saya juga gak kebijakan pinjol untuk UKT itu benar atau salah, semuanya kembali dari perspektif personil," tanggapnya.
3. IPB University
Biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di IPB University berkisar Rp2.400.000–Rp12.000.000 per semester.
Khusus jalur mandiri, mahasiswa dikenakan Biaya Pengembangan Institusi dan Fasilitas (BPIF) sebesar Rp23.000.000–Rp50.000.000 yang dibayar satu kali saat registrasi.
Biaya pendaftaran Seleksi Mandiri Masuk IPB (SM-IPB) Program Sarjana adalah Rp500.000 untuk ujian online dan Rp300.000 untuk Skor UTBK.
Berikut adalah rincian UKT untuk beberapa program studi di IPB:
- Golongan I Rp2.400.000
- Golongan II Rp4.000.000
- Golongan III Rp7.000.000
- Golongan IV Rp9.000.000
- Golongan V Rp11.000.000
4. Universitas Indonesia
Pada tahun 2023/2024, rincian UKT program studi di Universitas Indonesia (UI) adalah sebagai berikut.
- K1: Rp 0-Rp 500.000
- K2: Rp 500.000-Rp 1 juta
- K3: Rp 1 juta-Rp 2 juta
- K4: Rp 2 juta- Rp 4 juta
- K5: Rp 4 juta-Rp 6 juta
- K6: Rp 6 juta-Rp 7,5 juta
- K7: Rp 7,5 juta-Rp 10 juta
- K8: Rp 10 juta-Rp 12,5 juta
Biaya UKT juga dapat bervariasi tergantung pada Program Studi (Prodi) yang dipilih.
Besaran UKT di UI memperhatikan kemampuan ekonomi mahasiswa, orang tua mahasiswa, atau pihak yang membiayai.
Baca Juga: Simak 3 Jalur Masuk Perguruan Tinggi Negeri 2024 Melalui Seleksi SNBP, SNBT, dan Mandiri
5. Universitas Padjadjaran (Unpad)
Saat ini Unpad memandang masih banyak masyarakat yang belum pulih ekonominya pasca pandemi Covid-19.
Karena itu Unpad juga tidak akan menaikkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk tahun akademik 2024/2025.
Biaya UKT Unpad 2024 paling rendah adalah Rp500 ribu.
Jalur SNBT
- Kelompok 1: Rp 500.000
- Kelompok 2: Rp 1.000.000
- Kelompok 3: Rp 2.000.000
- Kelompok 4: Rp 3.000.000
- Kelompok 5: Rp 4.000.000
- Kelompok 6: Rp 5.000.000
- Kelompok 7: Rp 7.000.000
- Kelompok 8: Rp 9.000.000
Baca Juga: Materi Tes Potensi Skolastik dan Literasi SNBT 2024, Jenis Soal, dan Jumlah Soalnya
Jalur Mandiri
- Hukum dan Ekonomi Islam: Rp 7.500.000
- Bisnis Digital: Rp 7.750.000
- Manajemen dan Akuntansi: Rp 7.750.000
- Ilmu Ekonomi: Rp 7.500.000
- Kedokteran dan Kedokteran Hewan: Rp 11.000.000
Baca Juga: Link Simulasi Tes UTBK SNBT Tahun 2024, Ada Contoh Soal Isian Singkat
Jalur Nilai Ujian
- Akuntansi: Rp7.750.000 per semester
- Ilmu Ekonomi: Rp7.500.000 per semester
- Manajemen: Rp7.750.000 per semester
- Ekonomi Islam: Rp7.500.000 per semester
Unpad menganut prinsip bahwa UKT mahasiswa harus berkeadilan sesuai kemampuan orangtua.
Baca Juga: Inovasi Tanpa Ujian! Unpad Buka Jalur Mandiri yang Revolusioner untuk Seleksi Mahasiswa Baru 2024
Calon mahasiswa lainnya asal MAN 1 Tulungagung Jawa Timur, Nabilah Abdullah Rianto termasuk salah satu pelajar yang siap menghadapi sistem pembiayaan UKT di PTN. Ia memilih untuk ikhtiar melalui program beasiswa.
"Saya sudah memahami dan mempelajari biaya UKT di PTN. Menurut saya, memang sebaiknya mulai sekarang kita bicarakan dengan orangtua atau bahkan cari beasiswa. Itu langkah yang cerdas banget buat ngehadapin kuliah," pungkasnya.***
Reporter: Chalista Nabila




