POJOKSATU.id - Dikenal dengan nama STAN dan kini berubah menjadi Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN dari sekolah kedinasan yang awalnya bernama Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN).
Sudah tahu dong, PKN STAN merupakan perguruan tinggi vokasi di bawah Kementerian Keuangan RI, dan menawarkan pendidikan gratis.
Para Staners lulusan PKN STAN secara otomatis akan menjadi CPNS di Kementerian Keuangan atau instansi pemerintah lainnya, sehingga bisa langsung bekerja setelah lulus.
Kelebihan ini yang menjadikan PKN STAN sebagai salah satu pilihan utama bagi ribuan lulusan SMA setiap tahunnya.
Setiap tahun, PKN STAN menarik jumlah pendaftar Staners sangat besar, bisa melebihi sekolah kedinasan maupun perguruan tinggi umum lainnya.
Tenang, jangan jiper dulu. Pelan-pelan dulu lanjutkan baca informasi ini.
Tahapan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) PKN STAN tahun 2024 akan menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer - Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) tahun 2024 yang dilaksanakan oleh Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan (BPPP).
Selain itu, PKN STAN juga punya dua jalur program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) yaitu Reguler dan Afirmasi.
Program Reguler ditujukan untuk mengisi formasi atau kebutuhan pegawai Kementerian Keuangan atau lembaga lainnya se-wilayah Indonesia.
Sedangkan, Program Afirmasi adalah program PMB khusus untuk putra-putri yang berasal dari Papua, Maluku dan Nusa Tenggara Timur untuk nanti ditempatkan di Kementerian Keuangan.
Kamu yang berminat masuk PKN STAN, siapkan diri menghadapi materi ujian, jalur, persyaratan dan pendaftaran SPMB PKN STAN ini.
1. Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)
Nilai dari ujian ini adalah pengganti dari materi Tes Potensi Akademik (TPA) dan Tes Bahasa Inggris (TBI) yang biasanya diadakan dalam setiap ujian PKN STAN.
Sekarang, nilai UTBK yang dipakai adalah nilai Tes Potensi Skolastik (TPS).
Jadi, panitia akan menyeleksi langsung dari nilai UTBK.
Skor minimal UTBK-SNBT untuk jalur reguler dan afirmasi adalah:
- Tes Potensi Skolastik/TPS minimal 600
- Tes Literasi dalam Bahasa Indonesia minimal 550
- Tes Literasi dalam Bahasa Inggris minimal 450
- Tes Penalaran Matematika minimal 500
2. Seleksi Kompetensi Dasar
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) PKN STAN 2024 akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Nah, materi dari SKD PKN STAN 2024 itu terdiri dari:
- Tes Kemampuan Verbal (TKV)
- Tes Kemampuan Kuantitatif (TKQ)
- Tes Kemampuan Penalaran (TKP)
- Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) sebanyak 30 soal
- Tes Intelegensia Umum (TIU) sebanyak 35 soal
- Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebanyak 45 soal
3. Pendaftaran UTBK-SNBT
Langkah pertama adalah dengan melakukan registrasi di portal https://sscasn.bkn.go.id.
- Mengikuti UTBK
- Pendaftaran Online di Web DIKDIN BKN
- Pendaftaran Online di Web SPMB PKN STAN
- Proses Verifikasi Administrasi
- Melakukan pembayaran biaya SKD
- Cetak Kartu Ujian SKD
4. Syarat pendaftaran PKN STAN 2024
- Lulusan tahun 2024 dan dua tahun di bawahnya
- Memiliki rata-rata nilai ujian pada ijazah tidak kurang dari 70,00 dari skala 100,00 (reguler dan afirmasi) 75,00 dari skala 100,00 (pembibitan)
- Usia maksimal 21 tahun dan minimal 14 tahun
- Calon lulusan tahun berjalan atau lulusan maksimal 2 tahun sebelumnya dari jenjang pendidikan menengah atas di bawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan Kementerian Agama (Kemenag)
- Selain itu, ada juga tambahan syarat bagi peserta program afirmasi, sebagai berikut:
- Lulus SD, SMP, SMA/sederajat di Provinsi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, atau Nusa Tenggara Timur.
- Memiliki garis keturunan orang tua asli (kandung) dari provinsi tersebut.
- Mendapatkan rekomendasi dari SMA/sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan 2 usulan terbaik.
Pendaftaran untuk PKN STAN tahun 2024 kemungkinan dijadwalkan berlangsung dari 2 April hingga 10 Mei 2024.
Lalu tahap seleksi administrasi dilakukan pada 11-20 Mei 2024.
Sementara untuk ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dijadwalkan berlangsung mulai 1 hingga 31 Agustus 2024.
5. Cara Pendaftaran SPMB PKN STAN
Setelah semua persyaratan kamu penuhi, selanjutnya persiapkan diri untuk mendaftar ke SPMB STAN.
Langkah pertama adalah dengan melakukan registrasi di portal https://sscasn.bkn.go.id.
Caranya, ikuti langkah-langkah berikut ini
- Pilih menu DIKDIN
- Mendaftar menggunakan NIK (Nomor Induk Kependudukan) dan nomor KK (Kartu Keluarga).
- Setelah mendaftar dan memperoleh akun dan password, kamu login menggunakan NIK dan password yang tadi udah didaftarkan.
- Pilih sekolah kedinasan PKN STAN, pilih juga program apa yang kamu ikuti (reguler atau afirmasi).
- Lengkapi data diri, masukkan nomor UTBK, NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), dan data lainnya yang terdapat di portal. Unggah juga dokumen yang dibutuhkan.
Baca Juga: Daftar PTN, PTKIN, dan PN yang Tergabung dalam Jalur SNBP 2024, Kampus Mana yang Kamu Pilih?
Bagi peserta afirmasi, ada dokumen tambahan yang harus diunggah, yaitu:
- Ijazah SD dan SMP
- Akta kelahiran
- KTP ayah/ibu kandung
- KK atau surat Keterangan Hubungan Keluarga dari kelurahan/desa
- Surat rekomendasi dari SMA/sederajat yang menyatakan bahwa peserta merupakan 2 usulan terbaik di sekolah (formulir surat rekomendasi bisa diunduh di http://bit.ly/FormRekomendasiSekolahSPMBPKNSTAN.
Lakukan pengecekan kembali, kemudian cetak Kartu Pendaftaran
Sebagai catatan, kamu hanya boleh mendaftar di satu sekolah kedinasan.
Kalau ditemukan kamu mendaftar di dua sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian/Lembaga di Indonesia, maka kamu akan dinyatakan gugur.
Setelah melakukan registrasi di portal SSCASN, langkah selanjutnya adalah mengisi formulir pendaftaran secara online (e-registration) di portal http://spmb.pknstan.ac.id. Berikut adalah tahapannya:
- Login menggunakan akun dan password yang udah kamu daftarkan pada portal SSCASN sebelumnya.
- Isi data pilihan program studi yang kamu inginkan.
- Isi data tambahan pada formulir pendaftaran online.
- Kunci data kamu
Sebagai catatan, jadwal pelaksanaan tes masuk STAN bersifat tentatif, artinya jadwal tersebut akan disesuaikan lagi dengan jadwal dari Badan Kepegawaian Negara. ***




