POJOKSATU.id, PANYABUNGAN-- Tiga pimpinan DPRD Madina yaitu Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis, Wakil Ketua DPRD Harminsyah Batubara dan Erwin Efendi Nasution, dan anggota DPRD dari Fraksi Demokrat, Rahmat Riski Daulay, dipanggil Polda Sumut terkait dugaan suap PPPK 2023.
Pemanggilan tiga pimpinan DPRD Mandailing Natal (Madina) dan satu anggota DPRD Madina oleh Polda Sumut ini dibenarkan oleh Sekretaris Dewan Afrizal Nasution.
Isi surat panggilan kepada tiga pimpinan DPRD dan satu anggota DPRD Madina ini berupa permintaan keterangan dari penyidik Polda Sumut (Poldasu).
Baca Juga: Cak Imin Dinilai Tampil Memukau di Debat Cawapres, Lebih Kuasai Tema dari Gibran dan Mahfud MD
Pemanggilan keempatnya dibenarkan oleh Sekretaris Dewan Afrizal Nasution di ruang kerjanya di gedung DPRD Madina, Senin (22/01).
Surat tersebut diterima Sekretaris Dewan pada Kamis (18/1/2024). Keempatnya dipanggil untuk memberikan keterangan seputar kisruh seleksi PPPK 2023 di Madina.
“Ya, benar. SPT (Surat Perintah Tugas) terkait pemanggilan itu sudah dikeluarkan,” katanya.
Sebelumnya, informasi pemanggilan pimpinan DPRD Madina ini sudah dihembuskan oleh salah satu penyidik Polda Sumut pada Senin (22/1/2024).
"Minggu ini ada pemanggilan untuk Wakil Bupati Madina, Sekda dan beberapa pimpinan DPRD Madina. Dalam rangka dimintai keterangan terkait penerimaan PPPK di Kabupaten Mandailing Natal," ungkap salah satu penyidik Poldasu yang tak ingin disebutkan namanya kepada wartawan, Senin.
Penyidik tersebut menjelaskan untuk data pejabat Madina yang diperiksa ini, dia meminta langsung konfirmasi kepada Kabid Humas Poldasu Kombes Pol Hadi Wahyudi.
"Langsung ke Kabid Humas saja. Biar jelas," tegasnya, Senin (22/1/2024).
Baca Juga: Wabup Madina dan Sekda Alamulhaq Daulay Diperiksa Poldasu Terkait Dugaan Suap PPPK Guru 2023
Seperti diketahui, Sekda Madina Alamulhaq Daulay sudah dimintai keterangan atau diperiksa di Polda Sumut, Senin (22/1).
Pemeriksaan ini dibenarkan sendiri oleh Sekda Madina ketika dihubungi melalui telepon selulernya pada Senin siang.
Pada mulanya Sekda minta maaf karena tak bisa mengangkat telepon ketika dihubungi.
Baca Juga: Kisah Cindy Adams, Jurnalis Cantik yang Berhasil Meluluhkan Presiden Soekarno
“Mohon maaf adinda tak bisa kuangkat (telepon),” kata Sekda melalui pesan WA.
Disinggung apakah benar Sekda diperiksa Polda Sumut terkait dugaan suap PPPK guru Madina 2023, Alamulhaq Daulay pun membenarkannya.
“Iya (diperiksa),” ujar Sekda Madina.
Diantara pejabat Madina yang dipanggil atau diperiksa Polda Sumut pekan ini antara lain Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Sekda Madina, serta beberapa kabid di Dinas Pendidikan dan BKPSDM atau BKD Madina.***




