POJOKSATU.id, PURWAKARTA - Dibalik perizinan pendirian rumah ibadah di wilayah Cikopo Kecamatan Bungursari, kemungkinan ada operasi senyap dalam pengurusan perizinannya.
Kabarnya sejumlah warga menolak berdirinya rumah ibadah di Cikopo tersebut, mereka yang menolak melakukan pengaduan ke DPRD Komisi IV.
Gayung bersambut para wakil rakyat di DPRD Komisi IV menanggapi pengaduan tersebut, akhirnya komisi IV melakukan pemanggilan kepada para pihak.
Dalam pertemuan Rapat Dengar Pendapat ( RDP ), baik itu dengan warga masyrakat yang mengadu didampingi sejumlah ulama, kemudian juga hadir dari Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ).
Pada RDP yang berlangsung di kantor DPRD pada hari Kamis 17 September, dalam RDP tersebut akhirnya permasalahan dikembalikan ke pihak Desa setempat.
Untuk menggelar rapat kembali di desa setempat, untuk menghadirkan para warga lingkungan yang dilokasinya akan dibangun rumah ibadah tersebut.
"Iya kita rapat dengar pendapat berkaitan dengan rencana pembangunan tempat ibadah di Cikopo," kata Ricky Samsul Fauzi, ketua komisi IV DPRD.
Pihak DPRD bukan tanpa alasan memanggil pihak-pihak terkait, untuk melakuka Rapat Dengar Pendapat karena isu tersebut merupakan masalah yang sensitif.
"Ini berkaitan dengan pengaduan warga yang menolak pembangunan sarana ibadah tersebut," jelas Ricky.
Baca Juga: Mister HH
Sehingga, lanjutnya, nanti hari Minggu tanggal 20 September, warga lingkungan sekitar akan melakukan rapat kembali di kantor desa Cikopo.
"Kita juga akan hadir," tutup Ricky.
Merunut kembali masalah izin lingkungan beberapa bulan ke belakang, masalah perizinan rumah ibadah di Desa Cikopo tersebut.
Informasi yang berhasil dihimpun, pada rapat awal yaitu tanggal 03 Bulan Mei, puluhan warga lingkungan yang hadir dalam rapat tersebut menolak pembangunan ibadah.
Baca Juga: Daftar Lengkap 45 Peraih Medali Emas OSN SMA/MA 2026, Cek Nama dan Sekolahnya
Namun, pada bulan berikutnya warga lingkungan di RT 04/02 mereka banyak yang menyetujui pembangunan rumah ibadah tersebut.
Diduga kuat ada operasi senyap pada proses izin lingkungan tersebut, saat ini pihak redaksi tengah berusaha semaksimal mungkin untuk mendalami dugaan operasi senyap, kemungkinan ada beberapa pihak yang terlibat.
Bahkan kemarin Minggu 20 September, pertemuan rapat warga lingkungan di Desa Cikopo terjadi Deadlock dan dihentikan.
Beruntung aparat keamanan Polri dan TNI hadir dilokasi, bila tidak ada pengamanan kemungkinan akan terjadi pertikaian di lokasi tempat rapat.




