POJOKSATU.ID — Ada yang berbeda dari kemeriahan Orientasi Mahasiswa Baru (ORMABA) 2026 di Universitas Muhammadiyah Indonesia (UM Indonesia). Bukan cuma sekadar seremoni biasa, launching Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026 justru diwarnai aksi ekstrem panjat tebing yang dilakoni langsung oleh jajaran pimpinan kampus bersama mahasiswa.

​Wakil Rektor III UM Indonesia, Sri Atmaja Putra Jatining Nugraha Nasir Rosyidi, tampak turun langsung memanjat tebing buatan bersama anggota Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) di area kampus, Sabtu (19/9/2026). Aksi ini tak ayal menyedot perhatian ribuan mahasiswa baru yang hadir.

​Rektor UM Indonesia, Nazaruddin Malik, menyebut aksi simbolis tersebut membawa pesan mendalam bagi para peserta didik baru yang mulai menapakkan kaki di bangku perkuliahan.

​"Sejak kemarin dan mulai pagi tadi, kalian sudah menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Muhammadiyah Indonesia. Saya berharap ORMABA menjadi langkah awal untuk mengenal kampus dan memulai perjalanan akademik," ujar Nazaruddin di hadapan mahasiswa baru.

Baca Juga: TKA, ANBK, dan AKM 2026 Bedanya Apa? Jangan Gagal Paham, Cek Fungsi, Peserta, Jadwalnya

​Aksi panjat tebing ini dipilih sebagai lambang keberanian, tantangan, kolaborasi, hingga semangat kampus untuk terus memanjat puncak prestasi. Terlebih, acara ini menjadi ajang penyambutan perdana pasca perubahan identitas kampus yang sebelumnya bernama Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi.

​Perubahan status ini secara resmi tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 704/B/O/2026 yang terbit pada 8 Juli 2026 lalu.

​"Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama, melainkan langkah besar menuju pengembangan dan kemajuan institusi. Saya berharap seluruh mahasiswa baru dapat menjadi bagian dari perjalanan tersebut dengan semangat, prestasi, dan karya terbaik," tegas Nazaruddin.

​Tak berhenti di aksi panjat tebing, kemeriahan ORMABA 2026 yang mengusung tema Membangun Talenta Profesional untuk Masa Depan ini diselingi pembentukan koreografi formasi tulisan "UM.ID" oleh para maba.

​Nuansa ramah lingkungan juga kental terasa lewat pembagian tumbler secara massal demi menekan sampah plastik sekali pakai di lingkungan kampus.

​Momen bersejarah ini turut disaksikan langsung oleh Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang juga Ketua BPH UM Indonesia, Fauzan.***