POJOKSATU.ID - Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrisnandi, menekankan pentingnya keselarasan visi antara menteri dan presiden dalam menjalankan pemerintahan.

Menurutnya, pemahaman terhadap tugas pokok dan fungsi (tupoksi) menjadi kunci agar roda pemerintahan berjalan efektif.

Yuddy menyampaikan, seorang menteri yang memahami tupoksinya harus berada dalam satu barisan visi dengan presiden. Dengan demikian, kebijakan yang diambil dapat berjalan selaras dan mampu mempercepat pencapaian tujuan pembangunan nasional.

Ia mengingat kembali pengalamannya saat menjabat sebagai Menpan-RB pada periode 2014-2016. Dalam posisi tersebut, kata dia, kementerian memiliki sejumlah kewenangan strategis yang berkaitan langsung dengan perbaikan tata kelola pemerintahan.

Baca Juga: Mudik Lebaran 2026 Makin Lancar, Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai Dibuka Fungsional, Ketahui Jadwalnya!

“Sebagai mantan Menpan-RB, saya ingin menegaskan bahwa menteri yang memahami tupoksinya harus satu visi dengan Presiden,” kata Yuddy dalam keterangannya.

Yuddy menjelaskan, saat menjabat dirinya memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi kepada instansi yang lalai dalam memberikan pelayanan publik. 

"Saya pernah memiliki kewenangan untuk memberikan sanksi kepada instansi yang lalai dalam pelayanan publik, melakukan penataan sistem administrasi, dan menjadi salah satu tim penilai akhir jabatan tinggi pemerintahan," kata dia. 

Ia menilai, jika seluruh tugas pokok dan fungsi tersebut dijalankan secara serius dan selaras dengan visi presiden, maka beban kepemimpinan nasional akan jauh lebih ringan.

“Jika tupoksi ini dijalankan serius dan satu barisan visi, tugas Presiden akan sangat terbantu untuk memajukan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga: Danantara Salurkan 88.000 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa di Seluruh Indonesia

Yuddy berharap pengalaman yang pernah ia jalani selama memimpin Kementerian PAN-RB dapat menjadi inspirasi bagi para pemimpin saat ini. Ia menilai, komitmen dan dedikasi dalam menjalankan tugas pemerintahan tetap menjadi faktor utama untuk mendorong kemajuan Indonesia.

“Saya berharap pengalaman dan dedikasi saya bisa menjadi inspirasi bagi pemimpin saat ini untuk terus berjuang demi Indonesia yang lebih baik,” tuturnya.***