POJOKSATU.id - Danantara Indonesia menyalurkan bantuan 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di berbagai daerah di Indonesia.
Program ini menjadi bagian dari komitmen Danantara bersama Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendukung akses pendidikan serta membantu kebutuhan belajar siswa.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis dalam kegiatan refleksi satu tahun perjalanan Danantara Indonesia yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta, Selasa, 11 Maret 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto, para Menteri Kabinet, pimpinan BUMN, serta seluruh insan Danantara Indonesia.
Baca Juga: Menkomdigi Ajak Keluarga Kurangi Screen Time Saat Lebaran, Ada 6 Tips Mengatur Waktu Gawai Anak
Bantuan Pendidikan untuk Generasi Muda
CEO Danantara Indonesia Rosan Roeslani menjelaskan bahwa penyaluran paket perlengkapan sekolah tersebut merupakan simbol komitmen lembaga dalam mendukung masa depan generasi muda Indonesia.
Menurutnya, pengelolaan aset negara tidak hanya bertujuan menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
"Sebagai simbol komitmen terhadap masa depan anak bangsa, dilakukan penyerahan simbolis 88.000 paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Program ini dilaksanakan secara serentak oleh BUMN di berbagai daerah sebagai bentuk dukungan terhadap akses pendidikan dan persiapan Generasi Emas Indonesia," jelas Rosan.
Bantuan tersebut disalurkan secara serentak oleh berbagai BUMN di sejumlah daerah sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak siswa di berbagai wilayah.
TASPEN Salurkan 2.000 Paket di Bengkulu
Salah satu BUMN yang ikut berpartisipasi dalam program tersebut adalah PT TASPEN (Persero).
Perusahaan tersebut menyalurkan sebanyak 2.000 paket perlengkapan sekolah bagi siswa di Provinsi Bengkulu.
Bantuan tersebut diberikan kepada siswa dari tujuh sekolah tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.
Adapun sekolah yang menerima bantuan tersebut antara lain SDN 47 Kota Bengkulu, SDN 76 Kota Bengkulu, SDN 102 Kota Bengkulu, SDN 105 Kota Bengkulu, serta SMPN 16 Kota Bengkulu, SMPN 23 Kota Bengkulu, dan SMPN 25 Kota Bengkulu.
Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan belajar siswa sekaligus mendorong semangat mereka untuk terus menempuh pendidikan.
Baca Juga: Disdik Jabar Klarifikasi Polemik Pencabutan Izin SMK IDN Bogor, Nasib 500 Siswa Jadi Sorotan
Komitmen Sosial dalam Pengelolaan Aset Negara
Rosan menegaskan bahwa program bantuan pendidikan tersebut menjadi bagian dari komitmen sosial Danantara dalam menjalankan perannya sebagai pengelola investasi negara.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan aset negara tidak hanya diukur dari sisi ekonomi, tetapi juga dari dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Pengelolaan aset negara pada akhirnya harus memberikan dampak nyata bagi masa depan bangsa.
Karena itu, komitmen terhadap pembangunan generasi masa depan juga menjadi bagian penting dari perjalanan Danantara Indonesia," ujarnya.
Program bantuan perlengkapan sekolah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Satu Tahun Perjalanan Danantara
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut menjadi bagian dari peringatan satu tahun perjalanan Danantara Indonesia sebagai lembaga pengelola investasi strategis negara.
Lembaga yang dikenal sebagai Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) ini dibentuk melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2025.
Sebagai lembaga independen yang berada di bawah Presiden, Danantara memiliki mandat untuk mengelola dan mengoptimalkan investasi pemerintah serta aset BUMN.
Melalui berbagai program sosial yang dijalankan bersama BUMN, lembaga ini diharapkan tidak hanya berperan dalam penguatan ekonomi nasional, tetapi juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan. ***




