POJOKSATU.ID — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit campak dengan memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, drh. Satia Sriwijayanti Anggraini mengatakan, kasus campak memang ditemukan di wilayahnya, namun sebagian besar masih berstatus suspek dan belum terkonfirmasi positif karena masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
“Kasus campak di Kota Bekasi memang ada. Namun karena gejalanya mirip dengan penyakit lain seperti demam dan pusing, maka harus dilakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan apakah benar campak atau bukan,” ujarnya, Kamis (12/3/2026).
Sepanjang tahun 2026, tercatat 1.414 anak berstatus suspek campak. Menurutnya, status tersebut berarti anak mengalami gejala yang mengarah ke campak, tetapi belum dipastikan melalui uji laboratorium.
Baca Juga: Kabar Baik Jelang Lebaran! Bantuan Pangan 2026 Mulai Cair, 33,2 Juta Keluarga Jadi Penerima
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat laporan kasus kematian akibat campak di Kota Bekasi.
Dinas Kesehatan terus melakukan pengobatan serta surveilans epidemiologi untuk memantau perkembangan penyakit tersebut di masyarakat. Upaya pencegahan juga diperkuat melalui program imunisasi di puskesmas, posyandu, dan berbagai komunitas.
Ia menjelaskan, campak merupakan penyakit yang sangat mudah menular. Satu orang penderita bahkan dapat menularkan penyakit tersebut kepada sekitar 16 orang lainnya, terutama pada anak yang belum memiliki kekebalan tubuh.
Karena itu, masyarakat diimbau memastikan anak mengikuti imunisasi campak pada usia 9 bulan dan 18 bulan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.
Baca Juga: Masjid Agung Al-Istiqlal Murung Raya, Ikon Religi Megah yang Mampu Menampung Ribuan Jemaah
“Dengan imunisasi kita bisa mencegah penyakit. Jadi lebih baik melakukan upaya pencegahan daripada harus melakukan pengobatan,” katanya.
Dinkes Kota Bekasi juga terus mendorong para orang tua untuk aktif membawa anak ke fasilitas kesehatan guna mendapatkan vaksinasi agar penyebaran campak dapat dicegah sejak dini.***




