POJOKSATU.id - Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Depok menetapkan data statistik sektoral sebagai basis utama dalam merancang peta jalan pembangunan daerah, termasuk RPJMD dan Renstra 2025-2029.

Iqbal Faroid selaku Kepala Bidang Data dan Statistik Sektoral Diskominfo Kota Depok menekankan akurasi data menjadi syarat mutlak agar kebijakan publik bisa menyasar kebutuhan masyarakat secara tepat.

"Data yang berkualitas sangat dibutuhkan dalam seluruh proses pembangunan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi," ujarnya, Selasa, 9 Desember 2025.

Baca Juga: Viral! Belum Reda Viral Kayu Gelondongan di Aceh, Kini Pantai Nias Selatan Dipenuhi Kayu Misterius

Diskominfo tahun ini menggandeng Sekolah Sains Data, Matematika, dan Informatika (SSMI) serta IPB University untuk membedah berbagai indikator pembangunan hingga level kecamatan.

Kajian mendalam ini meliputi analisis ekonomi makro, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), rasio gini, survei kepuasan masyarakat, hingga pengukuran Indeks Kebahagiaan Kota Depok.

"Seluruh indikator tahun ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Hasil analisis tersebut menjadi bahan penting bagi perangkat daerah untuk membaca kondisi wilayah secara objektif," jelasnya.

Baca Juga: Kapolres Karawang: Korupsi Merampas Hak Rakyat

Demi transparansi dan kebermanfaatan yang lebih luas, seluruh hasil olahan data statistik ini akan dibuka untuk publik dan perangkat daerah melalui Portal Satu Data Kota Depok (SADEPOK).

Iqbal juga memastikan pihaknya terus memperkuat ekosistem data melalui peningkatan kompetensi SDM, penguatan institusi hingga kelurahan, serta pendampingan teknis geospasial.

"Kami berharap seluruh perangkat daerah mendukung penuh penyelenggaraan Satu Data Kota Depok, sehingga data yang dihasilkan benar-benar dapat digunakan untuk pembangunan yang tepat sasaran," tandasnya.***