POJOKSATU.id - Komitmen Pemerintah Kota Depok dalam mengokohkan layanan dasar kembali ditegaskan melalui penguatan dua program strategis di sektor pendidikan dan kesehatan.
Forum Kongko Pembangunan yang digelar Bappeda menjadi momentum vital untuk mematangkan peta jalan perluasan daya tampung sekolah dan efisiensi jaminan kesehatan.
Program Rintisan Sekolah Siswa Gratis (RSSG) dipastikan mendapat porsi penguatan signifikan dengan target menjangkau 9.000 siswa pada 2027 demi pemerataan akses pendidikan.
"Pak Wali memiliki ide cemerlang untuk menyiapkan layanan pendidikan yang lebih merata. Tahun ini sudah dimulai dan tahun depan tetap akan berlanjut," kata Kepala Bappeda, Dadang Wihana, Selasa 18 November 2025.
Sementara itu, penguatan sistem kesehatan dilakukan melalui transisi ke skema UHC Cut Off pada 2026 agar anggaran daerah benar-benar efektif melindungi warga yang membutuhkan.
Langkah ini diambil karena selama ini APBD terbebani oleh peserta mandiri yang mampu secara ekonomi namun menunggak iuran dan tetap menggunakan fasilitas gratis.
"Tahun ini banyak peserta BPJS mandiri yang sakit tetap dilayani, dan bebannya masuk ke APBD. Padahal mereka mampu secara ekonomi. Mulai tahun depan kebijakan UHC akan diperketat, hanya untuk masyarakat tidak mampu," jelas Dadang.
Penggunaan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) akan menjadi instrumen utama dalam memvalidasi penerima bantuan iuran agar tepat sasaran pada desil prioritas.***




