POJOKSATU.ID - Dalam video yang beredar di jagat maya, terlihat dengan jelas gestur wajah anggota DPRD Gorontalo Utara Dheninda Chaerunnisa seolah meremehkan orator ketika menyampaikan aspirasi.

Kejadian ini terjadi di depan kantor DPRD Kabupaten Gorontalo Utara pada hari Senin, 13 Oktober 2025.

Massa aksi dari Aliansi Masyarakat Peduli Gorontalo Utara datang dengan tenang dan membawa suara rakyat yang dibacakan di depan para anggota dewan.

Baca Juga: Download di Sini, Panduan Etika GenAI untuk Dunia Kampus, Dorong Mahasiswa Lakukan Pembelajaran yang Inovatif dan Beretika

Terlihat juga Ketua DPRD Gorontalo Utara, Dedy Dunggio, Wakil Ketua DPRD Ridwan Riko Arbie, dan anggota dewan lainnya bersama petugas Satpol PP.

Saat orator massa aksi tengah membacakan tuntutan, seketika Dheninda Chaerunnisa menyeringai dan menunjukkan gestur mencibir.

Dheninda Chaerunnisa seolah menertawakan tuntutan rakyat yang diperjuangkan oleh massa aksi.

Baca Juga: Langgar Perda, Reklame Tak Berizin di Tangsel Dibongkar

Ternyata ekspresi wajahnya dilihat oleh massa aksi dan suasana yang sedang tenang mendadak ricuh.

Massa aksi merasa direndahkan, padahal mereka sedang menyuarakan aspirasi kerana melihat ada ketidakadilan di lapangan.

"Harusnya mereka mendengar, bukan mencibir," ujar koordinator massa aksi Andi pada wartawan, Senin, 13 Oktober 2025.

Baca Juga: Sertifikasi Dosen 2025 Hadir Lebih Inklusif, Dosen Disabilitas Kini Dapat Kesempatan Setara

Dalam tuntutannya, massa aksi itu menyampaikan mengenai dugaan praktik calo dalam perekrutan PPPK, pelanggaran upah di bawah UMR, dan tunggakan pajak oleh sejumlah perusahaan di Gorontalo Utara.

Kejadian ini membuat massa aksi meminta Partai Nasdem melakukan tindakan tegas atas perilaku kadernya yang dianggap merendahkan suara rakyat.

Sementara itu, anggota termuda DPRD Gorontalo Utara ini menuliskan caption di akun media sosial pribadinya terkait insiden itu.

Baca Juga: Sejarah Museum Pustaka Peranakan Tionghoa di Tangerang Selatan

Wanita yang akrab disapa Diny itu menyinggung orang-orang yang tidak suka dengannya.

Ia menilai para pembencinya tak perlu alasan masuk akal untuk membencinya, karena kebaikan dari dalam dirinya akan tetap terlihat sebagai sebuah kesalahan.

"Aku gak mau mengotori lisan dan jariku untuk membalas perkataan orang-orang yang tidak suka denganku," tulis Diny di akun media sosial pribadinya, Selasa, 14 Oktober 2025.

Baca Juga: Menginap Nyaman Tanpa Bikin Kantong Bolong 5 Hotel Favorit di Tangerang Selatan

Diketahui, Diny terpilih menjadi anggota dewan pada tahun 2024 saat usianya baru 21 tahun.

Wanita berparas cantik itu berhasil meraup suara terbanyak di dapilnya dengan perolehan 2.846 suara.

Lahir di Gorontalo Utara pada 2 April 2003, Diny merupakan putri sulung dari pengusaha sukses Roni Patinasarani dan Shanti Shera.

Baca Juga: Gunung Karang, Mahkota Alam Banten yang Menyimpan Jejak Mistis dan Keindahan Abadi

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara, Diny tercatat memiliki harta sebesar Rp277 juta.

Sumber hartanya berasal dari aset properti berupa 2 bidang tanah di Gorontalo Utara yang tidak disebutkan apakah warisan atau dibeli sendiri, dengan total Rp250 juta.

Sisanya berasal dari kas dan setara kas sebesar Rp27 juta, ia tercatat tak memiliki utang sepeser pun.***