POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Kabar mengejutkan terjadi dilingkungan sekretariat pemmerintah kabupaten purwakarta, kabarny ada sallah satu ruangan yang digeledah Kejaksaan.
Dugaan penggeledahan yang dilakukan oleh pihak kejaksaan di area Pemda itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, jelang pulang kerja (14.00 WIB).
Sayangnya beberapa pejabat yang ada dilingkungan pemda sudah pada pulang kerja, namun beberapa staf membenarkan ada orang kejaksaan datang ke Pemda.
Baca Juga: Hari Pertama Pemutihan Pajak Kendaraan di Jabar, Penerimaan Naik 100 Persen dalam 1,5 Jam
Pojoksatu.id, berusaha menggali informasi dari beberapa staf, yang kebetulan hendak pulang karena sudah waktunya pulang kerja.
“Iya tadi ada dari pihak kejaksaan,” kata salah seorang staf, dilingkungan pemda purwakarta yang meminta namanya tidak disebutkan, Kamis (20/03).
Beberapa staf lainnya juga yang kebetulan hendak pulang, karena jam kerja sudah berakhir membenarkan, ketika pojoksatu.id berusaha mencari keterangan.
“Ada sekitar 4 orang dari pihak kejaksaan,” timpal staf lainnya.
Bahkan ada salah satu staf yang juga memberikan keterangan lebih detail, kemana pihak kejaksaan itu melakukan penggeledahan.
“Kalau menggeledah atau tidaknya kami tidak mengetahuinya secara pasti,” tambah staf yang mewanti-wanti agar namanya tidak disebutkan.
Namun, tadi sepertinya ada pegawai pemda yang menemani orang-orang dari kejaksaan tersebut.
“Mereka bergerak ke kantor ogan lopian,” tambah Staf di pemda purwakarta.
Bila benar para jaksa yang kemungkinan penyidik tindak pidana khusus (Pidsus) ke ogan lopian, maka kuat dugaan berkaitan dengan kasus gratifikasi mobil mewah.
Kemungkinan para penyidik tersebut untuk melihat kembali cctv, keluar masuk mobil yang telah disita pihak kejaksaan.
Seperti diketahui, mobil yang disita pihak kejaksaan di kasus gratifikasi mobil mewah, saat Anne menjabat bupati selalu terparkir di rumah dinas bupati.
Terpisah, pojoksatu.id berusaha menghubungi kepala bidang (Kabid) yang membawahi ogan lopian, namun saat di telephone tidak diangkat.
Begitupun dengan Kepala Diskominfo Purwakarta, saat hendak konfirmasi telephone pojoksatu.id tidak diangkat.
Baca Juga: Bulog Karawang Lampaui Target, Penyerapan Gabah Petani Terus Berlanjut
Pojoksatu.id, berusaha mengkonfirmasi pihak kejaksaan negeri purwakarta, terkait dengan penggeledahan yang dilakukan para penyidik.
Kepala Sekti Intelijen, Febrianto, saat dikonfirmasi pojoksatu.id mengarahkan agar konfirmasi langsung ke Pidsus dan Kajari.
“Lagi nyetir, coba konfm Pidsus or bu Kajari,” singkat Febri, Kamis (20/03).***




