POJOKSATU.id, PURWAKARTA – Banyak ruas jalan Kabupaten di pelosok desa mengalami kerusakan yang cukup parah, penyebab utamanya karena kepentingan politik.

Belakangan muncul keluhan-keluhan dari berbagai warga yang ada dipelosok pedesaan, mereka mengeluhkan akses jalan rusak namun tak kunjung di perbaiki.

Dari wilayah selatan Purwakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Darangdan dan Bojong, banyak akses jalan kabupaten rusak parah.

Baca Juga: Sang Pelakor Masih Punya Suami, Anaknya Sekelas dengan Putri Agnes Jennifer, David Clement Ajak Diduga Selingkuhannya saat Liburan Bareng Keluarga

Dari penelusuran pojoksatu.id, walaupun sering diajukan untuk minta diperbaiki kepada Anne Ratna Mustika hasilnya selalu nihil. Sebagian besar permintaan para kepala desa tidak didengar.

Sehingga, mereka yang pengajuannya tidak ditanggapi oleh pemerintah daerah merasa seperti 'Di anak Tirikan’ oleh bupati anne ratna mustika saat itu.

Hampir setiap tahun, mereka mengajukan untuk perbaikan jalan kabupaten tersebut, namun hasilnya tetap sama tidak didengar.

Baca Juga: SPMB SMA 2025: Pemerintah Buka Kesempatan Belajar di Provinsi Lain. Ini Aturan Terbaru dari Mendikdasmen

“Setiap tahun kami mengajukan perbaikan jalan kabupaten, alhamdulillah sampai Anne berakhir masa jabatannya tidak pernah direalisasikan,” kata salah seorang kepala desa, saat dihubungi pojoksatu.id, Sabtu (01/02).

Padahal akses jalan tersebut, sangat dibutuhkan oleh warga masyarakat karena menyambungkan antar desa dan antar Kecamatan.

“Jadi kami berasumsi, saat jaman Anne Bupati, kami seperti di ‘Anak Tirikan’. Karena permohonan perbaikan jalan yang sangat vital, tidak pernah digubris,” tambah para kepala desa.

Baca Juga: Gunungkidul Dilanda Gempa Bumi 5,1 Magnitudo, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Dengan bergantinya kepemimpinan, dari Anne ke Om Zein, para kepala desa berharap agar Bupati terpilih bisa membangun seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta secara merata.

“Semoga bupati terpilih Om Zein, secepatnya merespon kepentingan warga masyarakat yang sifatnya mendesak. Salah satunya memprioritaskan jalan-jalan yang rusak,” tambahnya lagi.***