POJOKSATU.ID - DPC Gerindra dan PKB Kota Bekasi menjalin koalisi dalam menghadapi pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Bekasi 2024, pada November mendatang.
Komunikasi politik kedua partai semakin intim dalam mengusung Calon Wali Kota Bekasi yang telah mendaftar.
Ketua DPC PKB Kota Bekasi, Rizky Topananda mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan seluruh partai politik di Kota Bekasi, diantaranya ada Gerindra yang telah menyatakan siap berkoalisi.
"Alhamdulillah baru saja kita deklarasi kerjasama politik, ini banyak hal yang harus kita kerjasamakan, salah satunya terkait dengan persiapan Pilkada. Kalau bicara Pilkada kita sudah sama-sama siap terlebih syarat 50 persen saya kira gabungan Gerindra dan PKB sudah memenuhi syarat lebih dari cukup," katanya, di Graha Wulansari, Rabu (29/5/2024).
Baca Juga: Indonesia Bermartabat Ramah Lansia Melalui Literasi Digital yang Inklusif
Menurutnya, perolehan suara pada Pemilihan Legislatif 2024, PKB Kota Bekasi berhasil meraih 5 kursi untuk tingkat DPRD Kota. Kendati, dengan ditambahnya Gerindra dengan perolehan 6 kursi, koalisi untuk mengusung Calon Wali Kota sudah cukup.
Ada pun kriteria yang akan diusung oleh PKB dan Gerindra Kota Bekasi, ialah bakal calon yang telah mendaftar.
"Ciri-ciri nya ya kalau dari PKB yang daftar di PKB, yang di Gerindra ya yg ada di list Gerindra. Sinyal positif terhadap deklarasi kita ini diterima oleh hampir semua partai dan ada komunikasi juga kita akan duduk bareng, semoga bisa menambah kekuatan dari partai lain siap bergabung bersama kita," ungkap Rizky.
Sementara, Ketua DPC Gerindra Kota Bekasi, Tahapan Bambang Sutopo menyatakan meski diawali dari pertemuan singkat, pihaknya sudah merasa cocok berkoalisi dengan PKB dan pihaknya pun akan bekerjasama untuk membangun Kota Bekasi lebih baik kedepan.
"Dari pertemuan-pertemuan tersebut, Gerindra dan PKB merasa punya banyak kesamaan. Mulai dari cara pandang yang sama dalam melihat Kota Bekasi dan juga keinginan yang sama-sama kuat dalam membangun Kota Bekasi," pungkasnya.
Tahapan Bambang Sutopo pun berharap kedepannya komunikasi antar kedua partai tersebut semakin harmonis kembali.
"Semakin kita intens berkomunikasi, kita semakin merasa banyak kesamaan. Sehingga hal ini meyakinkan kami untuk memutuskan bekerjasama," tutupnya. (Al)




