POJOKSATU.id - Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY diingatkan agar berlapang dada perihal keputusan Partai Nasdem memasangkan Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar.

Sebelumnya, Partai Nasdem memutuskan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar cawapres Anies Baswedan, bukan AHY.

AHY sendiri selama ini sudah sangat dekat dengan Anies Baswedan dan disebut-sebut bakal jadi cawapres Anies.

Baca Juga: AKHIRNYA! Dito Mahendra Ditangkap Mabes Polri setelah Buron Hampir Setahun

Namun faktanya, kedekatan itu tidak berarti apa-apa.

Wejangan kepada AHY tersebut disampaikan Bendara Umum Partai Nasdem, Ahmad Sahroni, melalui akun Instagram pribadinya, @ahmadsahroni88, Jumat 7 September 2023.

Dalam unggahan tersebut, Ahmad Sahroni juga memampang foto AHY.

Baca Juga: Polantas Terobas Rombongan KTT ASEAN Itu sangat Memalukan dan Tidak Becus, Kapolri harus Beri Sanksi

Ahmad Sahroni menuliskan, bahwa seluruh kehidupan manusia di muka bumi sudah diatur oleh pemilik alam semesta.

"Kadang hidup suka begitu broooo, depan mata kliatan tapi ga kejangkau (itu yang dinamakan belom rejeki)," tulis Ahmad Sahroni dikutip Pojoksatu.id.

Karena itu, jalannya kehidupan seseorang juga akan selalu jadi misteri ilahi.

Baca Juga: DUARR! Ada Ledakan di Perumahan di Curug Tangerang, Gegana PMJ Datang, Ini Penjelasan Polisi

"Tapi kadang yang ga dikejar bakalan jadi rejeki kita," sambungnya.

Anak buah Surya Paloh ini juga menyemangati AHY agar tidak berhenti bergerak mengambil langkah.

Apalagi momen Pemilu 2024 dan Pilpres 2024 juga semakin dekat.

"Secara pribadi gw mengucapkan apreciate untuk melangkah move on kedepan dan tentunya tetep semangat mengambil langkah apapun kedepan dalam kontestasi politik 2024," kata dia.

Baca Juga: Hasil China Open 2023: Unggulan Pertama vs Juara Dunia, Pemenangnya Adalah

Wakil Ketua Komisi III DPR RI juga memastikan, keputusan Partai Nasdem tak memilih AHY cawapres Anies Baswedan sama sekali tidak mengubah hubungan pribadi antara keduanya.

"Kita tetep membuka komunikasi silaturahmi sampe kapanpun," lanjut Sahroni.

Sahroni juga menyebut bahwa AHY masih memiliki peluang ke depannya di pemilu 2029 mendatang.

Baca Juga: Link Pengumuman Hasil Optimalisasi PPPK 2022 Seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia, Cek di Sini

"Buat Brooow ketum @agusyudhoyono insya Allah 2029 jadi yang terbaik di antara yang terbaik," tandasnya.

Sebelumnya, Partai Demokrat memastikan tidak lagi berada di Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) yang mengusung capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Demokrat juga menyatakan mencabut dukungan terhadap Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024.

Baca Juga: 11 Rekomendasi Parfum Wanita dengan Aroma yang Cocok untuk Cuaca Panas

"Kami tidak lagi mendukung Anies sebagai bakal capres dan tidak terikat dengan piagam koalisi," kata Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat Andi Alfian Mallarangeng di Bogor, Jumat, 1 September 2023.

Sementara, sinyal Demokrat gabung PDIP usung Ganjar Pranowo semakin kencang berhembus.

Itu setelah sejumlah elite Demokrat melontarkan sinyal positif akan bersanding dengan PDIP.

Sinyal tersebut juga direspon Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Thomafi.

Baca Juga: 8 Dokumen Wajib Peserta Lulus Optimalisasi PPPK 2022, Ingat Warna Merah Jangan yang Lain

Arwani Thomafi mengungkap, dalam waktu dekat akan ada parpol yang bergabung dalam koalisi Ganjar Pranowo.

Di sisi lain, satu-satunya parpol yang belum bergabung dalam koalisi hanya menyisakan Partai Demokrat.

Sebab PKS sudah menyatakan tetap berada dalam KPP mengusung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.***