POJOKSATU.id - Tingkah anak kecil memang terkadang bikin geleng-geleng kepala. Seperti kisah balita yang ada di Kota Tasikmalaya ini.
Melalui akun Instagram Dinas Damkar Kota Tasikmalaya, memperlihatkan petugas Pemadam Kebakaran atau Damkar Kota Tasikmalaya menolong kepala seorang balita yang tersangkut kaleng wafer.
Dalam video itu tampak kaleng wafer itu tak bisa dicopot dari kepala balita tersebut.
Proses evakuasi berlangsung dramatis karena balita terus menangis kesakitan.
Menggunakan pemotong besi, petugas damkar sangat berhati-hati, membuka kaleng wafer berwarna cokelat itu.
Proses evakuasi disaksikan langsung orang tua balita tersebut. Setelah beberapa lama, akhirnya kaleng wafer itu berhasil dicopot petugas.
Tampak ada sedikit memar di kepala balita itu.
"Alhamdulillah proses penyelamatan berhasil dilaksanakan dalam waktu ±10 menit," demikian keterangan di akun Instagram @damkar_kota_tasikmalaya113.
Baca Juga: PWNU DKI Minta Airlangga Hartarto Jangan Diganggu, Miliki Kepedulian Tinggi ke Pesantren
Orang tua balita itu juga menyampaikan ucapan terima kasih pada petugas damkar yang telah turun tangan mengevakuasi kaleng wafer tersebut.
Berdasarkan keterangan Kepala bidang Damkar Kota Tasikmalaya, Jawa Barat Boedi Santosa membenarkan insiden tersebut.
Sebelum ditangani Damkar, orang tua balita bernama Muhammad Gabriel sempat berusaha membawa anaknya ke rumah sakit.
Setibanya di rumah sakit, karena alasan keterbatasan alat. Pihak Rumah Sakit lalu meminta orang tua Gabril menghubungi Damkar.
Baca Juga: Ternyata Begini Cara Kerja Robot Trading yang Berkali Kali Jebloskan Crazy Rich ke Penjara
Saat itu, orang tua balita itu terlihat panik, karena kaleng tersebut tidak bisa dilepas dari kepala sang anak. Hingga akhirnya kedua orang tua balita tersebut menghubungi pihak Damkar.
Boedi mengatakan bahwa insiden tersebut terjadi pada Minggu 30 Juli lalu. Proses evakuasi berlangsung sekitar 10 sampai 15 menit.
Lebih lanjut, Boedi menyebut, kasus ini berawal saat balita tersebut penasaran kemudian memasang kaleng wafer ke kepalanya.
Nahas, kepala balita itu terlalu dalam masuk ke kaleng wafer.
"Sepertinya itu karena korban penasaran lalu memakai kaleng itu seperti topi. Tapi terlalu dalam dimasukkan ke kepalanya karena hampir menutup mata," tutup Boedi.
Video evakuasi kepala balita dari kaleng wafer ini pun viral di sosial media. Warganet pun beragam memberikan komentar.
"Anak kecil kalau main sendiri terus anteng tuh lagi ngelakuin tugas yang di luar nalar. Makanya kalau anak kecil main anteng perlu cidurigai, wkwkwkwk." komentar akun @glx*** di Twitter.
"Ya ampun dek, ikut deg-degan aku nontonnya. Jadi keinget dullu aku juga pernah naro kaleng wafer di atas kepala. Untungnya kaga nyangkut." ujar akun @sho*** sambil memberikan emoticon menangis. ***




