POJOKSATU.id - Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Jawa Tengah berdayakan emak-emak di Pemalang dengan menggelar pelatihan membuat hantaran pernikahan menggunakan barang-barang sederhana.
Pelatihan itu digelat di Kelurahan Pelutan, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, pada Minggu 30 Juli 2023.
Koordinator Wilayah SDG Jateng, Gus Mukti Abdul Jabir, mengatakan, melalui program pemberdayaan masyarakat tersebut, pihaknya ingin mengasah kemampuan emak-emak agar memiliki inovasi dalam wirausaha.
Baca Juga: Istri Sandiaga Uno Gabung WPP, Mardiono Optimis PPP Rebut Suara Perempuan di Pemilu 2024
Menurut dia, kreasi hantaran ini dapat menjadi income atau pendapatan tambahan bagi emak-emak untuk mendulang perekonomian keluarga.
Kegiatan pelatihan itu berkerja sama dengan Majelis Taklim Nurul Hidayah.
"Jadi, bersama ibu-ibu majelis taklim untuk prakarya dalam berkreativitas dengan mendulang ekonomi untuk dijual, untuk kebutuhan masyarakat," kata Gus Mukti.
Baca Juga: Ayah Sultan Rif'at Bakal Laporkan Perusahaan Kabel Fiber Optik yang Bikin Leher Putranya Tersangkut
Untuk pelatihan ini, dihadirkan Suherman, yang merupakan ahli di bidang kreasi hantaran.
Tidak heran, emak-emak pun sangat mudah menerapkan arahan dan bimbingan membuat hantaran.
Para peserta dalam pelatihan tersebut dibati dalam beberapa kelompok.
Baca Juga: Usai Kena Ulti Bareskrim, Panji Gumilang Janji Penuhi Pemanggilan Kedua Besok
Masing-masing kelompok membuat aneka ragam hantaran seperti kain jarit yang dibentuk burung merak, mukena menjadi kubah masjid, dan lain-lain.
Dia berpesan kepada emak-emak supaya mampu mengembangkan kreativitas dan inovasi hantaran lainnya sehingga mendorong peran perempuan dalam menopang kekuatan ekonomi.
"Kami berharap apa yang diberikan dari pelatihan bersama mentor dapat diimplementasikan di kemudian hari dan bisa menunjang kreativitas ibu-ibu majelis taklim khususnya di majelis taklim di kabupaten Pemalang," ungkap dia.
Baca Juga: Bela Fans yang Tak Hafal Lagu 'Seven' saat Encore, Jungkook BTS : ARMY Sangat Bagus Bernyanyi
Ketua Majelis Taklim Nurul Hidayah, Elin Parlina (35), yang juga menjadi peserta, mengungkap pelatihan ini menginspirasi emak-emak untuk membuat kerajinan tangan hantaran nikah menjadi peluang usaha.
"Acaranya bermanfaat sekali buat kita untuk Majelis Taklim Nurul Hidayah. Kedepannya seperti itu biar menjadi usaha bagi anggota dan bagi saya juga," kata dia.
Di sela-sela kegiatan itu, SDG Jateng bersama jemaah Majelis Taklim Muslimah Nurul Hidayah melakukan doa bersama untuk kelancaran langkah Ganjar Pranowo agar menjadi presiden periode 2024-2029.
SDG Jateng juga memberikan bantuan speaker kepada majelis taklim untuk menunjang aktivitas menimba ilmu maupun kegiatan-kegiatan masyarakat lainnya.***




