POJOKSATU.id, BEKASI - Anggota Komisi III DPRD Jabar. Ade Puspitasari menyatakan, semua desa harus memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang akan menjadi salah satu sumber pendapatan desa.
Ade Puspitasari mengatakan, BUMDes yang pengelolaannya melibatkan pemerintah desa dan masyarakat, juga peranannya diharapkan mampu menjadi motor penggerak untuk membawa desa menuju sebuah desa mandiri.
"Peran serta masyarakat, mereka yang jadi pengusaha mestinya berkontribusi riil buat perkembangan desanya juga, kalau tidak ada kontribusinya buat apa jadi warga desanya,"ujar Ade Puspitasari.
Baca Juga: Sarana Persada Group Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Laporan Langsung Diterima, Ini Kasunya
Jadi, sambung Ade Puspitasari, untuk mewujudkan semua itu tidak sendirian perlunya sinergi semua elemen pemerintah dan masyarakat bersama-sama membangun desanya untuk mandiri dan maju.
Karena itu, Provinsi Jawa Barat harus bisa mendorong BUMDes di Jabar, agar dapat mengembangkan peluang usahanya di berbagai sektor.
Terutama untuk BUMDes pada sektor strategis yang dapat meningkatkan perekonomian berbasis kemasyarakatan.
Pihaknya mendorong agar BUMDes di Jabar dapat mencontoh BUMDes Gatot Kaca X, Desa Karang Raharja, Kabupaten Bekasi.
Banyak bidang usaha yang dijalankan dan terkelola dengan baik.
Sehingga menciptakan perekonomian bagi masyarakatnya.
Baca Juga: Ade Puspitasari Minta Ada Pengendalian Gejolak Pasar, Terutama Kebutuhan Pokok Masyarakat
"Saya berharap BUMDes yang berada di Jabar bisa mengikuti BUMDes Gatot Kaca di Desa Karangraharja Kecamatan Cikarang Utara ini. mudah-mudahan BUMDes yang lain bisa mencontoh ke BUMDes di sini," ungkapnya.
"Karena dari data yang tadi disebutkan baru ada 300 BUMDes yang terkelola dengan baik, sisanya masih belum maksimal dalam pengelolaannya,” ujar Ade Puspitasari.
