POJOKSATU.id, BEKASI - Anggota DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari, berharap ada mengendalikan gejolak harga pasar komoditas kebutuhan pokok di masyarakat.

Ade Puspitasari mengatakan, pihaknya mendorong dibangunnya Pusat Distribusi Jawa Barat, berbagai langkah sudah di persiapkan termasuk membuat payung hukumnya.

“Dalam Perda tata ruang Jawa Barat sudah menyiapkan zonasinya, ruangnya. Tinggal nanti dinas teknis menyiapkan anggaran untuk membangun pusat distribusi,” kata anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dorong Penambahan SMP Negeri

Dia juga menjelaskan bahwa dibangunnya pusat distribusi memiliki tujuan untuk menstabilkan harga kebutuhan dan yang terpenting adalah meningkatkan kesejahteraan petani yang berada di Jawa Barat.

“Paling tidak kesejahteraannya para petani akan meningkat ketika hasil panen itu dibeli oleh bumn-nya kita dan BUMN kita juga punya lemparan dan punya pusat distribusi baik yang lokal maupun yang regional dan itu bisa menjadi seperti pasar induk lah kalau di Jakarta kalau pusat berasnya, seperti di pasar Cipinang,” terang dia.

Ade Puspitasari juga menyebut, jika pusat distribusi dibangun, maka akan terjadi pertumbuhan ekonomi baru, karena nantinya akan banyak sektor yang akan tumbuh, seperti jasa angkut, UKM yang tumbuh, ada warteg dan parkiran disekitar lokasi distribusi.

Baca Juga: DPRD Jawa Barat Terima Audiensi FK THL TBPPD dan POPT Jabar Bahas Penghapusan Tenaga Non ASN

“Pertumbuhan ekonomi akan tumbuh berkembang ketika itu dibangun, harapan saya bangunnya ya di dekat-dekat jalan Tol wilayah Kecamatan Tapos dan masuk wilayah Depok serta Bekasi, karena letaknya strategis dekat Jakarta, dimana nantinya kita akan mengambil pangsa pasar yang besar, warga Jakarta dan Tangerang akan belanja di Jawa Barat,” pungkas Ade Puspitasari. (*)