POJOKSATU.id, PADANG - Banjir meredam ratusan rumah warga di sejumlah kecamatan Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, mengatakan bahwa banjir diakibatkan karena hujan deras yang terjadi sejak Kamis (13/7/2023) malam.

"Banjir ini merata terjadi akibat curah hujan yang tinggi, ditambah air laut yang pasang sehingga membuat debit air tinggi," ujar sekretaris BPBD Padang, Robert Chandra Eka Putra, pada Jumat (14/7/2023).

Baca Juga: Kisah Naini, Doktor Muda Unpad Lulus S3 di Usia 26 Tahun, Hasilkan 13 Pubikasi Internasional Bereputasi

Ditambahkannya, banjir terjadi di 32 titik di Kota Padang dan petugas sudah melakukan evakuasi di lapangan sejak Kamis malam.

Saat ini banjir rata-rata sudah surut, namun sejumlah warga dievakuasi ke tempat yang lebih aman.

Salah satu tempat yang dijadikan lokasi evakuasi adalah rumah Wakil Wali Kota Padang Hendri Septa.

Baca Juga: Cetak Gol Indah di Laga Persib vs Dewa United, Ezra Walian Dihantui Rekor Buruk

"Rumah Wakil Wali Kota Padang juga dijadikan lokasi evakuasi sementara," katanya.

Selain itu, ujar Robert ada lokasi pengungsi sementara seperti di Parak gadang, Musala Mustaqfirin, SD Pemancungan dan lainnya.

Robert mengatakan bahwa disejumlah titik banjir masih ada yang membutuhkan bantuan seperti kawasan Dadok Tunggul Hitam dan sekitarnya.

Baca Juga: Polemik Viktor Axelsen vs BWF Makin Panas, Sang Juara Dunia Bongkar Laporan Keuangan BWF

Tim gabungan BPBD, Kepolisiam TNI dan Basarnas, sudah melakukan evakuasi dan menyalurkan bantuan logistik.

Selain banjir, Kota Padang juga dihantan longsor yang terjadi di kawasan Bukit Gado-Gado, ada empat titik longsor di kawasan itu.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PU dan pihak terkait membawa alat berat untuk evakuasi." tutup Robert. ***

Baca Juga: Ditetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan, Aktor Pierro Gruno Resmi Ditahan