POJOKSATU.id - Persib Bandung menghadapi ujian berat jelang laga krusial kontra PSM Makassar di pekan ke-33 BRI Super League 2025/26.
Di saat peluang meraih gelar juara semakin dekat, Maung Bandung justru harus tampil tanpa dua pemain pentingnya, Federico Barba dan Luciano Guaycochea.
Pertandingan yang akan digelar di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (17/5/2026), diprediksi menjadi salah satu laga paling menentukan musim ini.
Namun absennya dua pemain inti membuat pelaih Persib, Bojan Hodak harus memutar otak meracik skuad terbaik demi menjaga asa juara tetap hidup.
Baca Juga: Bimbang dengan iPhone 17e? Ini 7 Tanda Waktunya Ganti HP ke Kelas yang Lebih Tinggi
Federico Barba selama ini menjadi tembok kokoh di lini belakang Persib.
Bek asal Italia tersebut tampil konsisten sepanjang musim dengan mencatatkan 27 pertandingan, lima gol, dan satu assist.
Kehadirannya bukan hanya penting dalam bertahan, tetapi juga sering menjadi pembeda saat situasi bola mati.
Sementara itu, Luciano Guaycochea atau yang akrab disapa Lucho juga punya peran vital di lini tengah.
Gelandang asal Argentina itu sudah tampil dalam 25 pertandingan dengan kontribusi lima gol dan dua assist.
Baca Juga: Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun, Hartanya Dapat Dirampas, Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun
Kreativitas serta kemampuan distribusi bolanya menjadi salah satu kekuatan utama Persib musim ini.
Meski kehilangan dua pilar penting, pelatih Persib Bojan Hodak menegaskan timnya tetap siap tempur.
Ia percaya skuad yang dimiliki masih cukup kuat untuk menghadapi tekanan di kandang PSM Makassar.
“Kami akan tampil tanpa Barba dan Lucho, tapi kami memiliki 22 pemain dan mereka harus bisa memperlihatkan performa terbaiknya. Saya sedang mempersiapkan segalanya di latihan,” ujar Bojan Hodak.
Hodak kemungkinan akan menurunkan Julio Cesar untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Barba di jantung pertahanan.
Sedangkan peran Lucho bisa dipercayakan kepada Marc Klok, Adam Alis, atau bahkan Berguinho yang dinilai siap tampil sejak menit awal.
Menariknya, tantangan Persib tak berhenti sampai di situ.
Baca Juga: Hilirisasi Riset Kampus Jadi Sorotan, Pemerintah Dorong Paten Tak Berhenti Jadi Dokumen
Bojan Hodak juga dipastikan tidak bisa mendampingi tim dari pinggir lapangan karena harus menjalani hukuman skorsing akibat akumulasi kartu kuning saat laga kontra Persija Jakarta.
Situasi ini menjadi kali ketiga Hodak absen dari bench Persib musim ini karena alasan serupa.
Meski demikian, pelatih asal Kroasia itu memastikan kondisi tim tetap terkendali karena asistennya, Igor Tolic, sudah terbiasa mengambil alih peran tersebut.
“Igor akan duduk di bangku cadangan menggantikan peran pelatih di pinggir lapangan dan itu saja. Tidak ada masalah, dia sudah tahu, dia sudah siap, karena dia melakukan ini ketiga kalinya tahun ini,” kata Hodak.
Laga melawan PSM Makassar jelas bukan pertandingan mudah.
Baca Juga: Tuntutan Nadiem Makarim Dibacakan Poin-poinnya Saja, Tebal Surat Tuntutan 1.597 Halaman
Selain bermain di hadapan ribuan pendukung tuan rumah, Persib juga harus menghadapi tekanan besar dalam perebutan gelar juara musim ini.
Borneo FC yang jadi rival Persib dalam perbuaran gelar musim ini, akan melawan Bali United akhir pekan ini.
Dengan dua laga tersisa, nyaris tak ada ruang bagi kedua tim untuk membuat kesalahan. Semua harus tampil sempurna di dua pertandingan terakhir.
Jika ditarik ke konteks lebih luas, absennya pemain inti sering kali menjadi ujian mental bagi tim-tim besar dalam fase akhir kompetisi.
Namun Persib justru memiliki kesempatan untuk membuktikan kedalaman skuad mereka.
Para Bobotoh tentu berharap pemain pelapis mampu tampil maksimal dan menjaga konsistensi permainan tim.
Apalagi musim ini Persib menunjukkan karakter kuat saat menghadapi situasi sulit.
Baca Juga: Bukan Karena Antisosial, Ini Penyebab Teman Semakin Sedikit Saat Dewasa
Kini semua mata tertuju ke Parepare. Apakah Persib Bandung mampu melewati rintangan besar ini dan semakin dekat dengan trofi juara? Jawabannya akan ditentukan dalam laga panas akhir pekan nanti.***

