POJOKSATU.id - Persija Jakarta memasuki fase akhir musim dengan pendekatan yang lebih realistis.

Alih-alih terlalu larut dalam perburuan gelar, Macan Kemayoran kini memilih fokus pada satu tujuan sederhana namun krusial: memenangkan setiap pertandingan yang tersisa.

Striker andalan Persija, Gustavo Almeida, menegaskan bahwa seluruh tim sudah berada dalam kondisi siap tempur.

Ia menyebut, fokus utama saat ini bukan lagi menghitung peluang juara, melainkan menjaga performa agar tetap stabil hingga kompetisi berakhir.

Baca Juga: Lawan Semen Padang, Dewa United Kejar Posisi Empat Besar

“Seperti yang saya katakan, kami sekarang hanya berpikir hari demi hari, pertandingan demi pertandingan," ujar Gustavo.

"Tentu kami ingin mencoba menjadi juara, tetapi saat ini lebih baik fokus untuk tetap bermain bagus. Kami hanya memikirkan satu pertandingan ke pertandingan berikutnya,” ujar Gustavo.

Pendekatan ini dinilai lebih efektif untuk menjaga konsentrasi tim.

Dengan tekanan kompetisi yang semakin tinggi, menjaga fokus pada hal-hal kecil justru menjadi kunci untuk meraih hasil maksimal.

Empat Laga Jadi Penentuan Akhir

Persija masih memiliki empat pertandingan tersisa yang akan sangat menentukan posisi mereka di klasemen akhir.

Baca Juga: Persik Kediri Usung Misi Khusus Hadapi Arema FC di Gresik

Rangkaian laga tersebut dimulai dengan menghadapi Persijap, kemudian dilanjutkan dengan duel panas melawan Persib, bertandang ke markas Persik Kediri, hingga menutup musim melawan Semen Padang di kandang.

Dari empat laga ini, target yang dicanangkan cukup jelas, yakni meraih poin penuh di setiap pertandingan. Artinya, Persija membidik total 12 poin sebagai penutup musim.

Namun, Gustavo menegaskan bahwa timnya tidak ingin terburu-buru memikirkan keseluruhan rangkaian tersebut.

Fokus tetap diarahkan pada pertandingan terdekat agar persiapan bisa lebih maksimal.

“Kami terus melangkah maju dan bersiap untuk pertandingan minggu ini melawan Persijap. Kami memiliki kepercayaan satu sama lain, dan itu yang paling penting bagi kami,” katanya.

Kepercayaan antar pemain menjadi salah satu kekuatan utama Persija saat ini.

Baca Juga: PSMS Tahan Imbang Persiraja, Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan atas Tim Laskar Rencong Musim Ini, Tata Kembali Target Lolos ke Liga 1 Musim Depan

Dalam situasi kompetisi yang ketat, kekompakan tim sering kali menjadi pembeda di lapangan.

Modal Positif di Kandang

Laga terdekat melawan Persijap akan digelar dengan modal yang cukup meyakinkan.

Persija tengah menikmati tren positif di kandang setelah meraih dua kemenangan beruntun.

Kemenangan tersebut diraih saat menghadapi PSBS Biak dengan skor 2-0 dan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor tipis 2-1.

Baca Juga: Lolos UTBK-SNBT 2026? Jangan Santai Dulu, Ini 10 Langkah Penting yang Wajib Kamu Lakukan Setelahnya

Hasil ini menjadi bukti bahwa performa tim mulai menunjukkan konsistensi, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri.

Meski demikian, Gustavo mengingatkan bahwa setiap pertandingan memiliki tantangan berbeda.

Oleh karena itu, evaluasi tetap dilakukan untuk menutup celah yang masih terlihat dalam permainan tim.

Ia juga tidak menampik bahwa tekanan untuk menang selalu hadir di setiap laga.

Namun, tekanan tersebut justru menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil lebih baik.

“Tentu saja, ketika kami tidak memenangkan pertandingan, semua orang merasa sedih. Karena kami berada di sini untuk menang dan memberikan kebahagiaan bagi para pendukung, keluarga, dan juga diri kami sendiri,” tuturnya.

Dengan sisa waktu yang semakin sedikit, Persija tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan.

Setiap pertandingan kini dipandang sebagai final kecil yang harus dimenangkan.

Jika mampu menjaga konsistensi dan memaksimalkan peluang, bukan tidak mungkin Persija akan menutup musim dengan catatan yang mengesankan.

Bagi tim dan para pendukungnya, kemenangan demi kemenangan di akhir musim bisa menjadi penutup yang manis sekaligus bekal penting untuk menyongsong musim berikutnya.***