POJOKSATU.id - Persik Kediri datang ke Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, dengan satu misi yang tidak bisa ditawar: menang.
Dalam lanjutan pekan ke-31 BRI Super League 2025/26, Macan Putih akan menghadapi Arema FC pada Minggu (3/5) dalam laga yang sarat gengsi, meski harus digelar tanpa kehadiran penonton di tribun.
Keputusan pertandingan tanpa penonton membuat suasana derby Jawa Timur kali ini terasa berbeda.
Persikmania yang biasanya memadati stadion kini hanya bisa memberikan dukungan dari rumah melalui layar kaca.
Baca Juga: Lawan Semen Padang, Dewa United Kejar Posisi Empat Besar
Namun, kondisi tersebut justru memantik semangat tambahan bagi para pemain Persik.
Gelandang Persik, Telmo Castanheira, menegaskan bahwa timnya tidak ingin mengecewakan para pendukung setia.
Ia menyebut laga ini sebagai momentum penting untuk bangkit sekaligus mempersembahkan hasil terbaik.
"Kami akan manfaatkan momentum ini untuk meraih tiga poin. Kami akan persembahkan kemenangan untuk suporter yang mendukung tim dari rumah," ujar Telmo.
Dukungan dari Jauh Jadi Energi Tambahan
Baca Juga: Gus Iqbal Duduk Lesehan Terima 7 Tuntutan Mahasiswa di DPRD Karawang
Meski tidak bisa hadir langsung di stadion, dukungan Persikmania tetap terasa bagi para pemain.
Sebelum berangkat ke Gresik, sejumlah suporter sempat memberikan semangat saat sesi latihan di Stadion Brawijaya, Kediri.
Bagi Telmo, momen tersebut meninggalkan kesan mendalam. Ia merasa kehadiran suporter, walau hanya sebentar, mampu membakar motivasi tim untuk tampil maksimal di laga krusial ini.
"Kehadiran suporter kemarin jadi spirit bagi pemain. Mereka tahu ini pertandingan penuh gengsi. Kami juga tahu ini bukan sekadar Derbi Jatim," katanya.
Ia menambahkan bahwa para pemain memahami betul arti penting pertandingan ini bagi pendukung.
Oleh karena itu, kemenangan menjadi target utama yang harus dibawa pulang ke Kediri.
Laga Sarat Tekanan bagi Kedua Tim
Pertandingan ini tidak hanya penting bagi Persik, tetapi juga bagi Arema FC.
Baca Juga: Menkomdigi Anggap Video Amien Rais Upaya Merendahkan Martabat Presiden, Terkini Video Itu Hilang
Kedua tim sama-sama datang dengan beban setelah hasil kurang memuaskan di laga sebelumnya.
Persik baru saja mengalami kekalahan dari Borneo FC, sementara Arema FC juga harus mengakui keunggulan Persebaya.
Situasi ini membuat kedua tim dipastikan tampil ngotot demi mengamankan poin.
Telmo menyadari bahwa tekanan tersebut akan membuat pertandingan berjalan ketat.
Ia juga menilai Arema FC memiliki motivasi yang sama besar untuk bangkit.
"Kedua tim dan para suporter ingin hasil terbaik. Setelah kalah dari Borneo FC, kami ingin dapat poin pengganti. Begitu pula Arema FC yang baru kalah dari Persebaya," ujarnya.
Menurutnya, duel ini bukan hanya soal rivalitas daerah, tetapi juga soal menjaga posisi di klasemen dan mengembalikan kepercayaan diri tim.
Oleh karena itu, fokus dan konsistensi permainan menjadi kunci utama bagi Persik.
Laga tanpa penonton memang mengubah atmosfer pertandingan, tetapi tidak mengurangi tensi di lapangan.
Justru, tekanan untuk membuktikan diri di depan publik yang menyaksikan dari rumah bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain.
Dengan motivasi tinggi dan tekad kuat, Persik Kediri berharap mampu memanfaatkan situasi ini untuk meraih kemenangan penting.
Tiga poin bukan hanya soal klasemen, tetapi juga menjadi hadiah spesial bagi Persikmania yang tetap setia mendukung dari kejauhan.***

