POJOKSATU.id - Stadion Parken bergemuruh pada malam yang penuh sukacita.

FC Copenhagen resmi mengunci gelar juara Liga Super Denmark 2024/2025 setelah menuntaskan musim dengan keunggulan tipis atas pesaing terdekatnya, FC Midtjylland.

Namun di balik kemeriahan pesta juara, satu nama mencuri perhatian yakni bek Timnas Indonesia, Kevin Diks.

Bek kanan yang kini memperkuat Timnas Indonesia itu menutup lembaran kariernya bersama klub ibu kota Denmark dengan cara yang paling istimewa yakni mengangkat trofi juara untuk ketiga kalinya dalam empat musim terakhir.

Baca Juga: KEPALA BKN Sampaikan Kabar Buruk Bagi Tenaga Honorer Terkait dengan Pengangkatan PPPK, Begini Katanya!

Musim ini, Diks kembali menjadi figur sentral di balik sukses Copenhagen, baik dalam bertahan maupun saat ikut membangun serangan.

Dari total 24 penampilan sepanjang musim, Diks tampil sebagai starter dalam 19 laga.

Ia mencatatkan 5 gol dan 3 assist, angka yang terbilang tinggi untuk seorang pemain bertahan.

Ketangguhannya di sektor kanan pertahanan disertai kontribusi signifikan di lini depan menjadi kombinasi yang membuatnya tak tergantikan di skuad utama.

Baca Juga: DIUNDUR atau DITIADAKAN? Begini Lho Penjelasan RESMI dari Menpan RB Soal Pelaksanaan Seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2025!

“Ini musim yang luar biasa. Gelar ini bukan hanya untuk klub, tapi juga untuk semua penggemar yang selalu mendukung kami,” ujar Diks seusai laga penutup musim.

Musim 2024/2025 bukan hanya menjadi penutup yang gemilang, tetapi juga menjadi akhir dari perjalanan Diks bersama FC Copenhagen.

Pemain berusia 28 tahun itu akan melanjutkan kariernya di Bundesliga Jerman bersama Borussia Monchengladbach mulai musim depan.

Keputusan hijrah ke Jerman menjadi langkah strategis bagi Diks untuk menguji kapasitasnya di kompetisi yang lebih kompetitif.

Baca Juga: 2 Tahun Mengabdi Ini Alasannya Guru Tak Bisa Ikut Seleksi PPPK, Begini Penjelasan Disdikbud Kaltim dan Update Insentif

Sebelumnya, ia pernah merasakan atmosfer sepak bola Italia dan Belanda sebelum akhirnya menemukan konsistensi performa di Denmark.

Di FC Copenhagen, Diks tak hanya berkembang sebagai pemain, tetapi juga sebagai pemimpin di dalam lapangan.

Dalam empat musim berseragam putih-biru, ia meraih tiga gelar juara Liga Denmark, masing-masing pada 2021/2022, 2022/2023, dan kini 2024/2025.

Gelar juara yang dipersembahkan Diks di musim terakhirnya menjadi simbol dedikasi dan loyalitas selama membela panji FC Copenhagen.

Baca Juga: Tiga Warga Mandailing Natal Tewas Tertimbun Tambang Emas Ilegal, Terbaru Warga Desa Ampung Siala

Meski akan memulai bab baru di Jerman, warisannya di Liga Denmark tak akan mudah dilupakan.

Performa stabil, kontribusi nyata, dan catatan disiplin yang baik membuat Diks diingat sebagai salah satu bek kanan terbaik yang pernah membela klub.

Ia hanya menerima dua kartu kuning sepanjang musim ini dan tak pernah absen karena hukuman.

Kini, perhatian publik sepak bola Indonesia beralih ke Bundesliga.

Baca Juga: Sebanyak 71.010 PPPK Kemenag Formasi 2024 Dilantik Serentak Hari Ini, Anggota DPR: Jaga Integritas

Kevin Diks akan menghadapi level permainan yang lebih tinggi, lawan yang lebih tangguh, dan tekanan yang lebih besar.

Namun dengan rekam jejak gemilang dan mental juara yang telah teruji, peluang untuk bersinar di Jerman terbuka lebar.

***