POJOKSATU.ID - Paris Saint Germain (PSG) memang cukup favorit lolos ke final Liga Champions musim 2024/25, usai menang 1-0 atas Arsenal pada leg pertama babak semifinal.

Menjelang leg kedua semifinal UCL antara PSG vs Arsenal di Parc des Princes (Paris), Kamis dini hari WIB, 8 Mei 2025, tetap ada kekhawatiran bakal terjadi kejutan.

Terutama karena PSG dianggap sebagai tim paling labil diantara empat klub semifinalis UCL musim ini.

Baca Juga: Beres Piala Sudirman 2025, 16 Wakil Indonesia GUNCANG Taipei Open 2025, MALAM INI Baru Gugur Satu, LAINNYA MENANG, Ini JADWAL LENGKAPNYA

Yah, perjalanan PSG hingga sampai ke babak semifinal Liga Champions musim ini bak roller coaster.

Terkadang mereka berada di titik terendah dan dianggap bakal gugur, namun seketika bisa mendulang kemenangan penting.

Seperti ketika kalah 0-1 di kandang dari Liverpool pada leg pertama babak 16 besar, tapi mereka bisa membalas di Anfield dengan skor identik, lalu menang lewat adu penalti.

Baca Juga: Peluang Arsenal Singkirkan PSG Sangat Tipis, Simak Faktanya

Jauh sebelum itu, tepat pada fase grup, PSG kerap gagal meraih hasil maksimal dalam laga tak terduga.

Misalnya kalah di kandang dari Atletico Madrid, dan hanya bisa bermain imbang lawan PSV Eindhoven di Parc de Princes.

Tercatat, hanya PSG satu-satunya semifinalis yang berjuang lewat babak play off sebelum tampil di babak 16 besar.

Baca Juga: Seleksi Kompetensi PPPK Tahap II Sementara Berlangsung, Ada Jaminan dari BKN

Hal itu karena anak asuh Luis Enrique ini hanya mampu finis di peringkat 15 klasemen akhir fase liga, dengan catatan 4 kali menang, 1 imbang dan 3 kali kalah.

Bandingkan dengan tiga semifinalis lainnya (Inter Milan, Barcelona dan Arsenal) yang sama-sama hanya sekali kalah di fase liga.

Bahkan di kompetisi domestik pun PSG menunjukkan performa labil. Turun dengan skuad terbaik ternyata hanya mampu bermain imbang lawan tim papan bawah, Nantes.

Di Parc des Princes, mereka juga takluk dari Nice dengan skor 1-3 pada akhir bulan lalu.

Dan terbaru keok 1-2 dari Strasbourg di Ligue 1 akhir pekan lalu, namun saat itu sejumlah pemain inti diistirahatkan.

Melihat fakta di atas, dengan kualitas skuad yang dimiliki Arsenal, anak asuh Mikel Arteta bukan tidak mungkin membalikkan keadaan dan membuat PSG gigit jari.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Halal Bihalal Purnawirawan TNI Polri, Duduk Semeja dengan Jenderal Try Sutrisno

Namun demikian, sejarah tampaknya berpihak pada PSG.

Klub asal Paris ini 18 kali lolos dari 19 laga babak sistem gugur UEFA setelah menang tandang di leg pertama.

Jadi, meski PSG cukup diunggulkan bisa mengeliminasi Arsenal sekaligus menyegel tiket final Liga Champions musim ini, tetap ada potensi kejutan di Parc des Princes besok malam.***