POJOKSATU.ID - Sebanyak 2.827 peserta mengikuti seleksi kompetensi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap II.

Seleksi ini diselenggarakan oleh Suku Badan Kepegawaian Daerah (Sudin BKD) Jakarta Utara pada 5 hingga 8 Mei 2025.

Lokasi pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK tersebut berlangsung di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Tanjung Priok.

Baca Juga: Ormas Islam Ini Apresiasi Ide Presiden Prabowo Mau Bangun Kampung Haji di Mekkah

Kepala Sudin BKD Jakarta Utara, Neni Maryani, menjelaskan teknis pelaksanaan seleksi kompetensi PPPK tahap II tersebut.

"Hari pertama penyelenggaraan tes CAT PPPK di Jakarta Utara dilakukan dalam dua sesi," ujar Neni Maryani, Senin (5/5).

Jumlah peserta setiap sesi mencapai 300 orang yang hadir sesuai jadwal masing-masing.

Baca Juga: Guru Non ASN! Bukan Cuma 2 Juta melainkan 3 Juta, Guru Ini Akan Dapat Dari Pemerintah!

Menurut Neni, pada hari kedua dan selanjutnya, pelaksanaan ujian akan digelar dalam tiga sesi.

Total peserta untuk keseluruhan hari mencapai hampir tiga ribu orang, sesuai data dari panitia seleksi.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada para peserta yang telah lolos tahap administrasi sebelumnya.

Baca Juga: Kronologi Kasus Asyah, Nenek 76 Tahun di Cianjur Jadi Korban Penganiayaan Gegara Dituduh Penculik Anak

"Selamat kepada rekan-rekan peserta yang berhasil lolos ke tahap seleksi kompetensi PPPK 2024 tahap 2," lanjutnya.

Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk bergabung menjadi ASN.

"Semoga teman-teman semua mendapatkan kesempatan untuk bergabung dan menjadi pegawai di lingkungan Pemprov DKI Jakarta," ucapnya.

Pernyataan ini menjadi bentuk dukungan moral kepada peserta yang sedang menjalani proses seleksi.

BKN Jamin Adil dan Akuntabel

Sementara itu, Kepala Kantor Regional V BKN, Paryono, turut hadir memantau langsung proses seleksi kompetensi PPPK tersebut.

Baca Juga: Analisa Dibalik Batal Mundurnya Hasan Nasbi, Ditukarkan dengan Kembalinya Posisi Letjen Kunto Arief

Ia memastikan penyelenggaraan seleksi kompetensi berjalan sesuai dengan regulasi dan standar operasional.

"Pelaksanaan hari pertama seleksi kompetensi PPPK tahap II berjalan lancar dan sesuai prosedur yang ditetapkan," ujarnya.

Paryono menyatakan telah meninjau langsung kesiapan panitia di lokasi pelaksanaan ujian di Jakarta Utara.

Menurutnya, berbagai elemen penunjang telah dipersiapkan secara maksimal untuk mendukung kelancaran proses seleksi.

"Fasilitas sangat memadai, mulai dari ruang tes, tim medis, pengaturan arus lalu lintas, dan lainnya," jelasnya.

Ia juga menyebut adanya kolaborasi lintas instansi dalam penyelenggaraan seleksi PPPK tahap II di wilayah Jakarta Utara.

Baca Juga: Ju Ji hoon dan Kim Tae ri Sabet Gelar Aktor dan Aktris Terbaik di Ajang Penghargaan Bergengsi Korea

Kehadiran pihak-pihak terkait membantu memastikan seluruh proses seleksi berlangsung tanpa hambatan berarti.

Lebih lanjut, Paryono mengimbau peserta untuk memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti seleksi kompetensi ini.

"Kami mengajak seluruh peserta untuk menunjukkan hasil terbaik dan mengikuti proses ini dengan tertib dan disiplin," katanya.

Ia berharap pelaksanaan seleksi PPPK tahap kedua ini bisa berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga hari terakhir.

Selain itu, Paryono menekankan aspek transparansi dan akuntabilitas dalam proses seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT).

"Kami jamin tes CAT ini berlangsung adil dan akuntabel. Hasilnya bisa dipantau langsung secara online," tegasnya.

Sistem seleksi berbasis CAT membuat hasil tes dapat dilihat secara langsung tanpa intervensi pihak manapun.

Hal ini menjadi bukti bahwa seleksi PPPK dilakukan dengan prinsip transparansi dan bebas dari praktik kecurangan.

Baca Juga: Zona Bebas Komentar: Mengapa Google Maps Gka Bisa Review Soal Pelayanan Kepolisian?

Ujian seleksi kompetensi PPPK ini menjadi tahapan penting untuk mendapatkan aparatur sipil negara yang profesional.

Para peserta yang lolos nantinya akan mengisi formasi PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Seleksi PPPK tahun 2024 ini merupakan bagian dari rekrutmen nasional ASN yang dilakukan secara bertahap.

Proses seleksi dibagi ke dalam beberapa tahap, termasuk administrasi, kompetensi, dan pemberkasan.

Kehadiran ribuan peserta dalam seleksi kompetensi PPPK tahap II menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap profesi sebagai ASN.

Pemerintah terus mendorong agar proses rekrutmen dilakukan secara terbuka, objektif, dan berbasis kompetensi.***