POJOKSATU.id — Miliano Jonathans akhirnya buka suara mengenai pendekatan yang dilakukan oleh PSSI untuk mengajaknya bergabung dengan Timnas Indonesia.
Pemain berusia 20 tahun ini belakangan dikaitkan dengan Skuad Garuda dan disebut-sebut sebagai tambahan potensial bagi lini serang tim Merah-Putih di masa depan.
Ayah Miliano Jonathans berasal dari kota yang dikenal sebagai Kota Belimbing.
Konon, keluarganya dulu menetap di Jl. Pemuda, Kecamatan Pancoran Mas, tak jauh dari Stasiun Depok, yang lebih dikenal sebagai Stasiun Depok Lama.
Miliano Jonathans diduga merupakan keturunan marga Jonathans, salah satu dari 12 marga Belanda di Depok.
Menariknya, bukan kali ini saja Jonathans mendapat tawaran untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Beberapa tahun lalu, PSSI sudah pernah menghubunginya dan menawarkan kesempatan bermain di Timnas U-20 Indonesia pada ajang Piala Dunia U-20 2023.
Sayangnya, turnamen tersebut batal digelar di Indonesia, sehingga Tim Garuda Nusantara juga tidak dapat berpartisipasi.
Di sisi lain, Jonathans kala itu masih membela Timnas U-18 Belanda dan belum ingin mengambil keputusan terkait masa depannya di level internasional.
"Saat itu Piala Dunia (U-20), mereka menginginkan saya," ungkap Jonathans, dikutip Pojoksatu.id dari VoetbalPrimeur.
"Saat itu saya bersama timnas U-18 Belanda, jadi saya belum mau menentukan pilihan," lanjutnya.
Meski demikian, PSSI tampaknya belum menyerah untuk memboyong Jonathans ke Timnas Indonesia.
Baru-baru ini, federasi kembali melakukan pendekatan kepadanya, terutama setelah penampilannya yang impresif bersama klub lamanya, Vitesse.
Sebelum bergabung dengan FC Utrecht, Jonathans mencatat 18 penampilan bersama Vitesse pada musim ini, dengan torehan 11 gol dan 4 asis.
Berkat performa apiknya tersebut, PSSI kembali meliriknya sebagai calon pemain yang bisa memperkuat skuad Merah-Putih.
Namun, hingga kini, Jonathans masih belum memberikan jawaban pasti mengenai apakah ia akan bergabung atau tidak.
"Jalannya cukup panjang. Namun, belum lama ini mereka menghubungi saya lagi," tuturnya.
"Di Vitesse, saya sedang berada dalam tren yang naik, tetapi saya belum akan membuat pilihan. Saya akan membiarkan tawaran itu datang kepada saya," pungkasnya. ***

