POJOKSATU.id — Djenna de Jong, pesepak bola berdarah Belanda, menerima panggilan untuk bergabung dengan Timnas Putri Indonesia.
Panggilan ini disampaikan oleh Exco PSSI bidang sepak bola wanita, Vivin Cahyani, yang mengajak Djenna untuk mengikuti trial bersama Garuda Pertiwi di Jakarta.
Pemain berusia 19 tahun ini dijadwalkan terbang ke Indonesia pada Juni 2024 bersama dua rekannya, Noa Leatomu dan Estella Loupatty.
Namun, rencana tersebut terganggu ketika Djenna mengalami sakit amandel mendadak yang memerlukan operasi darurat. Akibatnya, ia terpaksa menunda perjalanannya ke Indonesia.
"Waktu Noa dan Estella terbang ke Indonesia, aku harusnya ikut. Tapi, malam sebelumnya aku tiba-tiba sakit dan harus segera operasi. Aku sangat sedih, tapi kesehatan selalu jadi yang utama," ujar Djenna.
Meski batal mengikuti trial, PSSI tetap memberikan perhatian kepadanya.
Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini pun bertekad untuk pulih secepatnya agar bisa mendapatkan kesempatan lagi.
Hingga akhirnya, kabar baik datang pada Februari 2025. PSSI mulai memproses naturalisasi Djenna agar ia bisa memperkuat Timnas Putri Indonesia.
“Mereka (PSSI) sedang memproses untuk menjadikanku (pemain) Indonesia,” tulis Djenna.
Djenna memiliki darah Indonesia dari ibunya, yang lahir dari orang tua berkewarganegaraan Indonesia. Sang kakek berasal dari Sorong, Papua Barat.
“Ayahku berasal dari Maroko. Darah Indonesiaku berasal dari sisi ibuku. Ayah dari ibuku lahir di Sorong, dan orang tuanya lahir di Pulau Jawa,” jelasnya.
Kini, Djenna siap bergabung dengan Timnas Putri Indonesia U-20.
Ia akan mengikuti turnamen sepak bola antar-universitas di Jepang, sekaligus menjalani trial di bawah pengawasan pelatih Satoru Mochizuki.
Di sana, Djenna akan bertemu dengan Noa Leatomu yang juga masuk dalam skuad.
"Aku terbang ke Jepang bersama timnas lima hari lagi. Aku sangat senang bisa bergabung dan berharap semuanya berjalan lancar di sana," ujar eks-pemain VfL Wolfsburg II itu.
Djenna juga antusias bermain bersama rekan-rekan barunya dan berharap bisa beradaptasi dengan baik. Ia melihat perkembangan tim yang terus meningkat.
"Ekspektasiku, tentu saja, rekan-rekanku dan pelatih baik. Aku rasa mereka terus berkembang dan menjadi lebih baik setiap hari. Itu yang aku suka," ucapnya.
Lebih dari sekadar kesempatan bermain, Djenna merasa bangga bisa membela negara asalnya.
Baginya, mengenakan seragam Merah-Putih semakin menguatkan ikatan dengan Indonesia.
“Ketika aku melihat orang Indonesia, aku suka orang-orangnya. Aku sangat menyukai Indonesia. Jadi, aku sangat senang bisa membela Timnas Putri Indonesia suatu hari nanti. Aku sangat menantikannya,” tutupnya. ***

