POJOKSATU.id — PSSI resmi memperkenalkan Patrick Kluivert sebagai pelatih baru Timnas Indonesia dalam acara yang berlangsung di Ballroom 1, Hotel Mulia Senayan, Jakarta.
Acara tersebut dimulai tepat pukul 16.00 WIB, diawali oleh penampilan penyanyi Andien yang membawakan dua lagu pembuka.
Setelah penampilan Andien, Lagu Indonesia Raya dikumandangkan, diikuti oleh pemutaran video yang menampilkan aksi-aksi Patrick Kluivert semasa menjadi pesepak bola top Belanda.
Video serupa juga menampilkan dua asistennya, Denny Landzaat dan Alex Pastoor, yang akan membantunya di Timnas Indonesia.
Momen tersebut menjadi pembuka sebelum Patrick Kluivert naik ke panggung untuk diperkenalkan secara resmi.
Baca Juga: Masih Diragukan! Ternyata inilah Taktik Gemilang Patrick Kluivert Pelatih Timnas Indonesia
Dalam sesi tanya jawab, Kluivert memaparkan visi dan misinya sebagai pelatih Timnas Indonesia.
Salah satu pertanyaan yang menarik adalah mengenai strateginya untuk memenangkan hati pendukung Timnas, yang selama lima tahun terakhir telah mengidolakan sosok Shin Tae-yong.
“Coach Shin telah melakukan yang terbaik untuk Timnas Indonesia. Saya juga ingin memberikan yang terbaik untuk Timnas Indonesia. Cara saya, Timnas Indonesia harus banyak meraih kemenangan,” tegas Patrick Kluivert.
Ia juga menyoroti pentingnya permainan yang atraktif untuk memuaskan para pendukung.
“Saya ingin membuat permainan Timnas Indonesia makin bagus dan atraktif. Dengan begitu, publik puas dengan permainan kami, dan semoga kami bisa meraih hasil positif,” ujarnya.
Di awal tanya jawab, Kluivert juga sempat mengungkapkan pengalaman pertamanya mencicipi masakan Indonesia setelah tiba di Jakarta sehari sebelum acara.
“Ya, sebuah hidangan yang cukup besar. Saya suka makanannya,” ucapnya sambil tersenyum.
Kluivert menyadari adanya tantangan psikologis untuk menarik simpati fans Garuda, namun ia optimis bahwa hasil positif dan permainan atraktif akan membantunya membangun hubungan yang baik dengan supporter Timnas Indonesia.
Kluivert menghadapi tugas terdekat yang dihadapi Kluivert adalah mempersiapkan Timnas Indonesia untuk dua laga penting di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia dan Bahrain pada Maret mendatang.
“Saya tak punya banyak waktu. Pemain dari Eropa baru bisa berkumpul maksimal empat hari sebelum pertandingan. Ini yang harus kami manfaatkan dengan maksimal,” jelasnya.
“Semoga semuanya berjalan baik dan kami dapat melewati dua pertandingan tersebut dengan hasil maksimal,” tambahnya.
Momen unik terjadi di akhir konferensi pers. Patrick Kluivert, yang awalnya berpose dengan memegang jersey Timnas Indonesia lalu bergaya mengenakan peci hitam.
“Sekarang baru sah. Ini sebenarnya bawaan coach Patrick sendiri dari ruang kamar hotelnya. Saya lupa kasih ke dia,” ujar pembawa acara sambil tertawa.
Kehadiran Patrick Kluivert diharapkan mampu membawa angin segar bagi Timnas Indonesia, melanjutkan tren positif yang telah dibangun oleh Shin Tae-yong. ***

