POJOKSATU.id — PSSI secara resmi telah mengumumkan Patrick Kluivert sebagai juru taktik Timnas Indonesia.

Sejumlah harapan kini berada di pundak mantan striker Barcelona itu yang akan tiba di Indonesia pada Sabtu, 11 Januari 2025.

Kluivert rencananya akan diperkenalkan ke publik sehari setelah kedatangannya, yaitu pada Minggu, 12 Januari 2025.

Patrick Kluivert membawa rekam jejak yang cukup mentereng di dunia kepelatihan. Ia pernah melatih Curacao pada periode 2015–2016 dan kembali menangani tim tersebut pada tahun 2021.

Selain itu, Kluivert juga sempat melatih klub sepak bola Turki, Adana Demirspor.

Baca Juga: Hasil Malaysia Open 2025, Putri KW Melaju ke Perempat Final, Disusul Ganda Putri Lanny/Fadia, Lainnya Kandas

Tawarkan Serangan dan Pertahanan

Selama melatih Adana Demirspor, ia kerap menggunakan formasi 4-2-3-1, yang menawarkan keseimbangan antara serangan dan pertahanan.

Skema ini mengandalkan dua gelandang bertahan untuk memperkuat lini pertahanan dan tiga gelandang serang guna menciptakan peluang bagi penyerang tunggal.

Namun, Kluivert juga dikenal fleksibel dengan formasi 4-3-3 yang merefleksikan konsep ‘Total Football’.

Formasi ini menekankan rotasi cepat antara menyerang dan bertahan, serta pergerakan posisi yang dinamis.

Filosofi ini dipengaruhi oleh pengalaman Kluivert sebagai pemain di klub-klub besar seperti Ajax Amsterdam dan Barcelona.

Ia cenderung mengedepankan penguasaan bola, kreativitas, serta fleksibilitas tinggi dalam bermain.

Kluivert juga pernah melakukan transformasi besar saat menangani Curacao.

Pada tahun 2015, ia berhasil mengubah gaya bermain dan budaya sepak bola tim tersebut.

Baca Juga: Landzaat Asisten Pelatih Kluivert Berdarah Maluku, Fasih Bahasa Indonesia, Kantongi Lisensi Pelatih UEFA A

Filosofi bermain yang ia adopsi dari legenda Belanda Johan Cruyff diterapkan di Curacao, seperti membangun serangan dari belakang, memainkan lebih banyak operan untuk mempertahankan penguasaan bola, serta mengandalkan kecepatan dan pergerakan dinamis.

Lakukan Perombakan Posisi

Perombakan ini juga mencakup faktor luar lapangan, dengan mendatangkan pemain-pemain keturunan Belanda yang berkiprah di Eropa, seperti Leandro Bacuna, Cuco Martina, dan Eloy Room. Kehadiran mereka sukses meningkatkan standar permainan Curacao.

Adapun dalam konteks Timnas Indonesia, menarik untuk melihat siapa saja pemain yang akan menjadi andalan Kluivert.

Berikut adalah daftar pemain yang diprediksi akan menjadi pilihan utamanya:

Posisi Kiper: Maarten Paes; Posisi Pemain Belakang: Jay Idzes, Mees Hilgers, Kevin Diks, Calvin Verdonk; Posisi Pemain Tengah: Ivar Jenner, Thom Haye, Ole Romeny; Posisi Pemain Depan: Ragnar Oratmangoen, Marselino Ferdinan, Rafael Struick.

Selain itu, beberapa pemain lain juga dikaitkan dengan rencana naturalisasi, seperti Emil Audero, Jairo Riedewald, dan Mauro Ziljstra.

Kedatangan Kluivert turut membuka peluang bagi pemain-pemain seperti Elkan Baggott dan Marc Klok untuk kembali memperkuat tim nasional.

Namun, situasi ini berpotensi memperketat persaingan di tim, sehingga menyulitkan pemain lokal untuk mendapatkan tempat.

Baca Juga: Lebih Sering Jadi Kepala Pelatih, Ini Sosok Alex Pastoor yang Dampingi Patrick Kluivert, Jadi Otak Strategi Timnas Indonesia

Kualifikasi Piala Dunia 2026

Kluivert dijadwalkan memimpin Timnas Indonesia pada laga melawan Australia di lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung di Stadion Sydney, Australia, pada 20 Maret 2025.

Berikut daftar 27 pemain naturalisasi yang berpotensi dipanggil:

Posisi Kiper: Maarten Paes, Cyrus Margono, Emil Audero; Posisi Pemain Belakang: Calvin Verdonk, Sandy Walsh, Mees Hilgers, Nathan Tjoe-A-On, Jay Idzes, Kevin Diks, Shayne Pattynama, Elkan Baggott, Jordi Amat, Justin Hubner, Tim Geypens, D'Leanu Arts

Posisi Pemain Tengah: Thom Haye, Ivar Jenner, Marc Klok, Jairo Riedewald, Dion Markx

Posisi Pemain Depan: Rafael Struick, Ragnar Oratmangoen, Eliano Reijnders, Jens Raven, Ole Romeny, Mauro Ziljstra, Delano van der Heijden.

Baca Juga: Kluivert Didampingi Alex Pastoor dan Denny Landzaat, Plus Dua Pelatih Lokal, Bersiap Debut di Laga Ini

Dengan rekam jejak dan filosofi yang ia usung, Patrick Kluivert diharapkan dapat membawa angin segar bagi sepak bola Indonesia. ***