POJOKSATU.id - Rafael Struick, penyerang Timnas Indonesia, sekali lagi tidak mendapat kesempatan untuk bermain bersama ADO Den Haag, yang terakhir kali dipercayakan padanya pada bulan Oktober 2023.
Ini sangat berbeda dengan perannya yang menjadi andalan di Timnas Indonesia, di mana ia selalu menjadi pilihan utama di lini depan.
Kini, Struick harus menunggu kesempatannya dengan sabar untuk tampil lagi bersama ADO Den Haag.
Baca Juga: Jelang Berakhirnya Kampanye Akbar, Jokowi Tegaskan Tak Ikut Berkampanye
Namun, dalam pertandingan terbaru melawan NEC Nijmegen di perempatfinal KNVB Bekker, Struick kembali tidak termasuk dalam skuad.
Hal ini menambah daftar panjang absennya dari tim klub setelah kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia di Piala Asia 2023.
Keadaan ini tentu membuatnya kesulitan mendapatkan menit bermain, dan ia kini terpinggirkan di ADO Den Haag, bahkan hanya mendapat kesempatan sebagai cadangan mati.
Dalam musim ini, Struick hanya bermain dalam tujuh pertandingan untuk ADO Den Haag.
Baca Juga: Loyalis Jokowi Sentil Ahok, Orang Kelamaan di Penjara Otaknya Tidak Beres
Dengan peran terakhirnya sebagai pemain pengganti di perdelapan-final KNVB Bekker bulan Oktober lalu, di mana ia hanya bermain satu menit di injury time.
Dari tujuh pertandingan tersebut, Rafael Struick berhasil mencatatkan tiga gol. Namun, situasinya jauh berbeda ketika ia bermain untuk Timnas Indonesia.
Sebagai seorang penyerang berusia 20 tahun, ia bahkan tidak pernah absen dari pertandingan Garuda sejak pertandingan melawan Irak di Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia pada bulan November yang lalu.
Sejak saat itu, Rafael selalu tampil hingga Piala Asia 2023 yang baru-baru ini berlangsung.
Baca Juga: Duel Sengit Teknologi! Nomu M6 vs Xiaomi Poco M6 Pro 5G: Siapa yang Akan Raih Takhta Teratas?
Meskipun tidak berhasil mencetak gol dalam turnamen tersebut, namun permainan Rafael Struick tetap menonjol dengan pergerakan tanpa bola yang mengacaukan pertahanan lawan, menunjukkan dedikasi dan etos kerja yang tinggi.
Kehadirannya di lini depan Garuda tampaknya tidak tergantikan.
Tentu diharapkan Rafael Struick dapat mendapatkan lebih banyak waktu bermain di klubnya untuk perkembangan masa depannya.
Hal ini akan sangat penting bagi pengembangan bakatnya.
Selanjutnya, Rafael Struick memiliki beberapa agenda bersama Timnas Indonesia pada tahun ini, termasuk melanjutkan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, serta berkompetisi di Piala Asia U23 2024.***
