POJOKSATU.ID - Jagat maya dihebohkan oleh video diduga direkam oleh istri Kepala Desa Rengasjajar, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor.
Dalam video tersebut tampak Kades Rengasjajar, Rusli sedang menyantap makanan di warung makan diduga bersama istrinya.
Meja tempat makan Kades Rengasjajar dan istrinya tak hanya tersaji makanan, tapi juga memperlihatkan uang gepokan berupa pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu.
Baca Juga: Kampung Tepi Sawah Cikande, Surga Kuliner dan Lampu Gemerlap di Tengah Sawah Serang
Terdengar Rusli dan istrinya mengatakan tidak terpengaruh oleh lockdown, yang dicurigai oleh masyarakat sebagai penutupan sementara aktivitas tambang oleh Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM).
"Gak ngaruh ya, maaf ya. Gak ngaruh, gak lockdown ya," ungkapnya, dikutip dari akun TikTok @shany_ridwan, 26 Oktober 2025.
Sang istri tampak tertawa dan santai, ia justru memperlihatkan segepok uang meski tambang ditutup.
Baca Juga: Zona Katuran Dahar Serang, Surga Kuliner Malam dengan Suasana Instagramable dan Ramai Pengunjung
Sebelumnya, KDM mengundang Kades Rengasjajar dan seorang warganya yang viral di medsos ke Gedung Pakuan.
Dalam pertemuan itu, diketahui Rusli memiliki 8 tambang legal milik keluarga yang sudah beroperasi sejak tahun 1985.
Dari beberapa sumber, masyarakat Desa Rengasjajar mengatakan bahwa ucapan Rusli kepada KDM tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.
Seperti pemberian uang kepada masyarakat sebesar Rp1 juta per tahun yang dibagikan setiap menjelang lebaran.
Uang tersebut merupakan pemberian dari aktivitas tambang kepada pihak desa, yang nantinya akan dibagikan kepada masyakarat sebagai kompensasi.
Diketahui, per tahunnya uang dari tambang yang diberikan pada desa bisa mencapai miliaran rupiah.
Baca Juga: Pasar Lama Tangerang, Surganya Kuliner Malam dan Spot Nongkrong Hits Anak Muda
Di sisi lain, masyarakat setempat mengaku hanya mendapatkan Rp50 ribu, paling besar Rp150 ribu.
Sementara itu, video diduga istri Kades Rengasjajar yang memperlihatkan uang gepokan sudah direspon oleh yang bersangkutan.
Menurutnya, itu video lama semasa pandemi sehingga keduanya mengatakan istilah lockdown.
Akan tetapi, masyarakat menduga klarifikasi itu hanya alasan bohong, karena jika itu video lama yang terjadi di masa pandemi, keduanya dipastikan belum menikah.
Diketahui rumah tangga Kades Rengasjajar dan istrinya baru berjalan sekitar 1,5 tahun.
Sehingga masyarakat setempat menduga video itu memang baru diunggah usai Dedi Mulyadi menutup sementara aktivitas tambang di Bogor.***

