POJOKSATU.ID - Fenomena saham WiFi yang melejit di Bursa Efek Indonesia (BEI) tak bisa dilepaskan dari proyek Internet Rakyat.

Layanan internet berkecepatan tinggi dengan biaya terjangkau yang digelontorkan oleh PT Solusi Sinergi Digital Tbk.

Proyek ini menjadi magnet investasi dan mengundang banyak investor ritel serta institusional di pasar modal Indonesia. 

Tidak sekadar ramai dibeli investor kecil, struktur saham Solusi Sinergi Digital (WIFI) memiliki sejumlah pemegang saham besar yang menjadi tulang punggung proyek Internet Rakyat secara finansial dan strategis.

Baca Juga: Magang Kemnaker 2026 Lebih Menguntungkan, Uang Saku Bertambah Sesuai Naiknya UMP, Kuota Meningkat Drastis!

Siapa Pemegang Saham Utama Saham WIFI?

Berdasarkan data kepemilikan terbaru per akhir September 2025, struktur pemegang saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) menunjukkan bahwa saham ini tidak hanya dimiliki oleh ribuan investor ritel, tetapi dikendalikan oleh beberapa pihak besar sebagai berikut:

PT Investasi Sukses Bersama: merupakan pemegang saham pengendali utama dengan porsi sebesar 54,42% dari total saham perusahaan.

Ini berarti perusahaan ini menjadi penentu arah strategis dalam proyek Internet Rakyat.

Djoni: tercatat sebagai investor individu besar dengan kepemilikan saham sekitar 5,09%.

Publik (<5%): sisanya sekitar 40,2% dimiliki oleh publik, termasuk lebih dari 46.000 investor ritel yang ikut membeli saham ini di BEI. 

Baca Juga: Seskab Teddy Ajak Insan Pers Sebarkan Energi Positif, Ungkap Fakta Penanganan Bencana Sumatera Sejak Hari Pertama

Walaupun sahamnya kini ramai diperdagangkan oleh investor ritel yang masuk ribuan dalam sebulan terakhir, struktur kepemilikan yang terkonsentrasi tetap berada di tangan major shareholder yang dominan. 

Institusi Investasi Global Juga Terlibat

Selain struktur saham domestik tersebut, saham WIFI juga menarik perhatian investor institusional asing yang signifikan.

Beberapa lembaga investasi besar global tercatat telah memiliki kepemilikan dalam jumlah besar. 

Di antaranya:

State Street Corporation, mengoleksi jutaan saham WIFI, menandakan minat institusional terhadap prospek jangka panjang jaringan internet murah ini.

Fidelity International, sebagai salah satu manajer aset terbesar dunia juga tercatat sebagai pemegang saham signifikan di perusahaan ini. 

Norges Bank Investment Management (NBIM), manajer dana terbesar Norwegia yang turut memegang saham dalam jumlah besar.

Baca Juga: Verifikasi Bank Dilakukan Setelah KKS Dibagikan, Data Salah Bisa Bikin Bansos Gagal Cair

Keterlibatan investor global ini bukan hanya sekadar memasok modal, tetapi juga menjadi indikator kepercayaan terhadap rencana bisnis dan prospek pertumbuhan layanan Internet Rakyat dari sisi pasar modal internasional. 

Siapa Penyokong Utama Proyek Internet Rakyat?

Di luar investasi finansial, proyek Internet Rakyat juga mendapat sokongan strategis dari berbagai kolaborasi industri dan perusahaan teknologi besar, termasuk:

Hashim Djojohadikusumo, figur pengusaha yang jalur investasinya melalui perusahaan terkait mengokohkan posisi WIFI dalam pengembangan Internet Rakyat. 

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk dan PT Telkom Infrastruktur Indonesia (TIF), dua entitas besar dalam ekosistem telekomunikasi nasional yang menandatangani kerja sama strategis untuk mempercepat pemerataan jaringan internet Indonesia. 

OREX SAI Inc., perusahaan patungan antara NTT DOCOMO, Inc. dan NEC Corporation dari Jepang yang ikut serta menyediakan teknologi dan dukungan untuk implementasi 5G Fixed Wireless Access (FWA) dalam layanan Internet Rakyat. 

Baca Juga: PKH Belum Cair Setelah 31 Desember? Ini Cara Resmi Melapor agar Hak Anda Tetap Dibayar

Kolaborasi ini memadukan modal, teknologi, serta jaringan infrastruktur untuk memperluas akses internet cepat ke seluruh negeri, khususnya di wilayah yang sebelumnya kurang terlayani. 

Menariknya, kendati saham ini dikendalikan oleh sejumlah pemegang besar, fenomena serbuan investor ritel juga menjadi bagian signifikan.

Dalam satu bulan saja, tercatat lebih dari 8.000 investor baru masuk ke saham WIFI, mencerminkan antusiasme masyarakat atas prospek proyek Internet Rakyat dan potensi kenaikan harga saham.

Saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) yang menaungi proyek Internet Rakyat menarik minat pasar modal dengan kombinasi dukungan investor institusional global, pemegang saham mayoritas domestik, dan ribuan investor ritel.

Baca Juga: Perhatikan Lagi! KPM Punya KKS tapi Bansos Belum Cair, Waspada Gagal Cek Rekening

Penyokong utama proyek ini adalah PT Investasi Sukses Bersama sebagai pemegang saham pengendali, serta kolaborasi strategi dengan Telkom, TIF, dan mitra teknologi internasional seperti OREX SAI Inc.

Ini menjadikan ekosistem Internet Rakyat bukan hanya sekadar layanan digital, tetapi juga fenomena investasi nyata di Indonesia.***