POJOKSATU.id - Gubernur Banten Andra Soni menerima audiensi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di ruang kerjanya, Kawasan KP3B Curug, Kota Serang, Selasa (4/11/2025).

Pertemuan itu berlangsung hangat dan penuh dialog. Para mahasiswa menyampaikan berbagai aspirasi tentang kebijakan publik, pendidikan, hingga peran generasi muda dalam pembangunan daerah.

Andra Soni menyambut positif langkah BEM SI yang datang langsung untuk berdiskusi. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap ide segar dari anak muda.

Baca Juga: RSUD Jatisari Sediakan Layanan Kesehatan Gratis di Acara PATEN Tegalwaru

“Pemerintah butuh ide segar dan kritik konstruktif dari generasi muda. Saya terbuka untuk berdiskusi dan berkolaborasi,” ujar Andra di hadapan perwakilan BEM SI.

Usai audiensi, Andra langsung melanjutkan agenda menghadiri pelantikan Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) DPD Banten di Hotel Aryaduta Lippo Karawaci.

Acara tersebut dihadiri banyak tokoh musik dan seniman lokal. Kehadiran Gubernur Banten menjadi bentuk dukungan terhadap industri kreatif dan pelaku seni di daerah.

Baca Juga: Cafe Dengan Nuansa Alam di Bogor? Ini Dia Tempat Nongkrong Sekaligus Healing di Tengah Kota

“Seniman adalah penjaga identitas budaya. Pemerintah akan terus memberi ruang bagi karya dan kreativitas anak Banten,” tegasnya.

Dua agenda penting di hari yang sama itu menunjukkan komitmen kuat Pemprov Banten untuk membangun sinergi lintas generasi dan sektor.

Mahasiswa hadir sebagai simbol semangat perubahan, sementara seniman memperkuat sisi budaya dan kreativitas daerah.

Baca Juga: Truk Tambang Masih Bandel, Kapolda Banten Turun Ke Jalan

Keduanya adalah pilar penting dalam membangun Banten yang maju sekaligus berkarakter.

Langkah Andra Soni ini menandakan bahwa pembangunan tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan sumber daya manusia dan seni budaya lokal.

Dengan sikap terbuka terhadap kritik dan kolaborasi, Andra Soni ingin membawa Banten menjadi provinsi yang ramah ide, ramah kreativitas, dan berdaya budaya.***