POJOKSATU.id - Provinsi Banten genap berusia 25 tahun.

Di momen perak ini, pemerintah daerah mengusung semangat besar bertajuk “Kolaborasi Kuat untuk Banten Maju, Adil, dan Merata”.

Baca Juga: Wisata Seni di Studio Alam Setu Tangsel Kreativitas dan Alam yang Berpadu

Tema ini menjadi pengingat bahwa pembangunan Banten tak bisa berjalan sendiri, melainkan harus digerakkan bersama pemerintah, masyarakat, dan semua elemen.


Semangat dari Akar Sejarah

Sejak resmi berdiri pada 17 Oktober 2000, Banten terus berbenah menuju daerah yang mandiri dan berdaya saing.

Sejarah pembentukannya penuh perjuangan rakyat, yang kala itu turun ke jalan menuntut agar Banten berdiri sebagai provinsi sendiri.

Kini, semangat itu diteruskan lewat kerja nyata dan kolaborasi lintas sektor.

Baca Juga: Kapolres Karawang Pastikan Dapur SPPG Dikelola dengan Profesional dan Higienis

Identitas budaya juga menjadi sorotan.

Logo HUT ke-25 menampilkan tarian Lenggang Cisadane, simbol keberagaman yang menyatukan budaya Sunda, Betawi, Melayu, dan Tionghoa.

Filosofinya jelas: perbedaan bukan penghalang, tapi kekuatan untuk maju bersama.


Capaian dan Tantangan

Selama dua dekade lebih, banyak kemajuan diraih.

Infrastruktur terus tumbuh, pendidikan dan layanan publik makin mudah dijangkau.

Tingkat kemiskinan pun menurun menjadi 5,63 persen, menandakan kerja bersama seluruh pihak mulai membuahkan hasil.

Namun Gubernur Banten Andra Soni mengingatkan, masih ada tantangan besar yang harus dituntaskan.

Baca Juga: Siaparia Butarbutar, Perempuan Mentawai yang Buka Akses Keuangan Lewat AgenBRILink di Tengah Keterbatasan

Ketimpangan antarwilayah, stunting, serta pemerataan ekonomi menjadi PR utama.

Pembangunan di wilayah selatan, seperti Lebak dan Pandeglang, juga menjadi fokus agar tak tertinggal dari kawasan utara.


Arah Baru Menuju Banten Maju

Pemerintah kini menyiapkan langkah konkret. Program pendidikan gratis, pembangunan jalan desa, hingga pengembangan kawasan industri dan wisata di selatan terus digencarkan.

Proyek strategis seperti Tol Serang–Panimbang juga diharapkan bisa membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Menurut Andra, kolaborasi adalah kunci utama agar Banten tidak hanya maju secara ekonomi, tapi juga berkeadilan dan bersih dari praktik korupsi.

Baca Juga: Panas-panas Tai Ayam Fenomena Purbaya Menteri Terbaik Prabowo, Alami Atau Rekayasa Sistematis?

“Kami ingin semua pihak bergerak bersama, dari rakyat hingga pejabat, demi Banten yang lebih baik,” ujarnya dalam sambutan perayaan HUT.


Banten untuk Semua

Perayaan HUT ke-25 bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi perjalanan panjang dan ajakan untuk bersatu.

Kolaborasi bukan hanya jargon, tapi semangat nyata yang harus diwujudkan dalam tindakan agar Banten benar-benar menjadi provinsi yang maju, adil, dan merata bagi seluruh rakyatnya.***