POJOKSATU.id - Gubernur Banten Andra Soni turun langsung meninjau Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karang Sari, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, pada Kamis (2/10/2025).

Kunjungan ini dilakukan guna memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan dengan baik, aman, dan higienis bagi anak-anak sekolah.

Dalam kunjungannya, Andra Soni melihat langsung proses dapur MBG, mulai dari persiapan bahan, pengolahan, hingga penyajian makanan.

Baca Juga: Cegah Laporan Asal-Asalan, DPRD Tangsel Sidak Trotoar Ciater Rp7 Miliar

Ia menegaskan, standar kebersihan dan kelayakan gizi harus menjadi prioritas utama agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat.

“Program MBG ini tidak hanya soal makan gratis, tapi bagaimana anak-anak kita mendapatkan gizi seimbang dengan makanan yang higienis,” tegas Andra.

Selain soal kebersihan, Gubernur juga mengapresiasi SPPG Karang Sari yang merekrut 47 tenaga kerja lokal.

Baca Juga: Cegah Laporan Asal-Asalan, DPRD Tangsel Sidak Trotoar Ciater Rp7 Miliar

Hal ini dinilainya menjadi bukti bahwa program MBG memberi manfaat ganda, tidak hanya bagi siswa, tetapi juga membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

Meski demikian, Andra memberi catatan penting terkait Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Ia mendorong agar seluruh SPPG di Banten segera mengantongi sertifikat tersebut.

Baca Juga: HUT ke-25 Banten Semarak: Ada Festival Jajanan, Launching Bus Trans, Hingga Konser Rakyat

Menurutnya, hal ini penting untuk menjamin keamanan pangan dan mencegah potensi keracunan.

“Target kita jelas, seluruh SPPG di Banten sudah harus memiliki sertifikat laik higiene dan sanitasi pada November 2025,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten juga memastikan bahwa pihaknya akan mendampingi SPPG dalam proses sertifikasi.

Hingga kini, masih terdapat puluhan dapur MBG di Kabupaten Tangerang yang belum memiliki SLHS.

Pemerintah daerah pun ikut mengambil langkah.

Baca Juga: Dari Gulma Jadi Solusi, BIOGATOR Pertamina Regional JBB Bantu Selamatkan Mangrove di Kepulauan Seribu

Wakil Bupati Tangerang menekankan pentingnya pengawasan menyeluruh, mulai dari dapur hingga laboratorium kesehatan daerah, untuk memastikan kualitas makanan yang dikonsumsi siswa tetap aman.

Sementara itu, Pemerintah Kota Tangerang menyatakan dukungannya penuh terhadap program MBG.

Wali Kota Tangerang menegaskan akan menjaga kualitas makanan sekaligus mendorong kolaborasi lintas sektor, mulai dari sekolah, dinas kesehatan, hingga pemerintah provinsi.

Baca Juga: MBG Jadi Harapan, Ibu Hamil di Tangsel Berharap Program Tak Putus di Tengah Jalan

Bupati Tangerang juga mengundang pengelola SPPG dan Badan Gizi Nasional untuk rapat bersama.

Tujuannya, agar ada standarisasi pelaksanaan MBG, khususnya dalam menjaga keamanan pangan dan higienitas dapur.

Dengan kunjungan ini, Andra Soni ingin memastikan bahwa program MBG tidak hanya sekadar berjalan.

Baca Juga: Gotong Royong dan Komunitas Karawang Akan Gelar Khitan Massal untuk 50 Anak Dhuafa

Ia menegaskan program tersebut harus benar-benar memberi dampak positif bagi kesehatan anak sekolah sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kalau gizi anak baik, prestasi mereka juga akan meningkat. Itu yang kita harapkan dari MBG ini,” tutup Gubernur Banten.***