POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegur satu orang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang kedapatan menerima telepon pada saat apel berlangsung.
"Nah, ada satu orang menerima telepon saat apel, saya tegor jadinya. Terpaksa pisan (sangat,red) ya kudu dicarékan atuh nu kitu mah (harus dimarahin kalau begitu, yang gini, red) dan dia tidak sembunyi-sembunyi gitu, narimana téh (menerimanya,red). Makanya saya tadi tegor, saya panggil ke dalem." tegas Farhan usai apel di balai kota, Senin, 20/7/2026.
Karenanya di ruangan Farhan mengaku memarahi dan menghukum berdiri ASN tersebut.
"Saya tidak suka melakukan hal seperti itu, tapi saya harus melakukan. Istilahnya melakukan setrap kepada aparat yang tidak disiplin." tegasnya.
Selain menegur, Farhan pun menyampaikan amanat apel, Farhan meminta agar para ASN tidak terlalu banyak mengeluh terutama ke sosial media miliknya meski yang mengetahui hanya ASN.
"Sekarang ini kan gini, Bandung itu emang nggak bisa santai, ketika semua rasanya baik-baik saja, tiba-tiba saya gering. Tapi itu kan tidak jadi masalah. Acara Asia Afrika, liburan, SPMB berjalan lancar semuanya, ya. Eh, tiba-tiba di akhir pekan ini naik lagi yang namanya pemberitaan tentang begal. Jadi memang tidak pernah berhenti, gitu. Itu sebabnya pada saat bersamaan, kan, banyak juga teman-teman ASN itu mulai menyampaikan keluhan-keluhan," gerutunya.
Baca Juga: Hotman Paris Lanjut Berseteru dengan Anaknya, Bantah Tuduhan Ambil Angpao Pernikahan Fritz
"Keluhan ini disampaikan lewat sosial media, ya, di antara mereka sendiri, berada di grup. Nah, keluhan-keluhan ini saya bilang nggak boleh, jangan mengeluh. Kita mesti sama-sama, da teu sasoranganan kekieu wae teh, (tidak sendiri begini terus,red) gitu."
Macam-macam keluhannya diantaranya kerja di luar jam kerja baik itu terkait kasus begal, pohon tumbang, penertiban Pusdai dan lainnya.***



