POJOKSATU.id - Kejadian mencekam dialami keluarga pasangan musisi Bebi Romeo dan Meisya Siregar saat berlibur di Bali. Putra mereka, Muhammad Bambang Arr Ray Bach, nyaris tenggelam setelah terseret ombak besar di pantai.
Beruntung, Bambang berhasil diselamatkan oleh seorang life guard sebelum menghilang di lautan. Peristiwa itu pun meninggalkan trauma mendalam bagi keluarga mereka, terutama Bebi Romeo yang hingga kini masih menyalahkan dirinya sendiri.
Pengalaman tersebut dibagikan Meisya Siregar melalui akun Instagram pribadinya.
Awalnya, dia mengaku tak sanggup membuka kembali video kejadian itu. Namun, akhirnya memutuskan untuk membagikannya sebagai pengingat bagi para orang tua.
Baca Juga: Hotman Paris Lanjut Berseteru dengan Anaknya, Bantah Tuduhan Ambil Angpao Pernikahan Fritz
Tak hanya Bambang, ternyata ada lima anak lainnya yang turut terseret ombak pada hari itu. Anak dari Irfan Farhad dan Hamidah juga nyaris menjadi korban.
Meisya menceritakan, saat itu ia dan Bebi Romeo tengah menikmati suasana pantai. Keduanya duduk agak jauh dari bibir pantai, sementara Bambang bermain bersama para sahabatnya.
Awalnya situasi terlihat aman. Namun, ombak besar tiba-tiba datang dan menggulung Bambang bersama beberapa anak lainnya.
"Bambang menghilang, detik itu dunia rasanya berhenti, ternyata Bambang teseret ombak," ujar Meisya dalam postingan Instagram-nya, dilansir Senin, 20 Juli 2026.
Baca Juga: Kodim 0604 Karawang Ikut Nobar Final Piala Dunia 2026, Spanyol Juara Usai Tundukkan Argentina
Di lokasi yang sama, Irfan Farhad juga berusaha menyelamatkan anak-anak yang terseret ombak. Namun, ia kewalahan karena harus menggendong anaknya yang juga sempat menjadi korban.
Situasi akhirnya berhasil dikendalikan setelah seorang life guard turun tangan dan menyelamatkan Bambang.
"Alhamdulillah seseorang yang kami kenal ternyata menemani, dan seorang life guard berhasil menyelamatkan Bambang. Dan, kami tidak sempat mengetahui siapa dia," ungkapnya.
Meisya mengaku peristiwa tersebut sangat memukul keluarga mereka. Bahkan, hingga kini Bebi Romeo masih merasa bersalah sebagai seorang ayah.
Baca Juga: Bukan Cuma IPK, Ini Daftar Skill yang Wajib Dimiliki agar Dilirik Perusahaan
"Tadinya, enggak mau buka-buka videonya lagi, enggak sanggup. Papa @bebi_romeo masih belum bisa memaafkan dirinya sampai sekarang, karena merasa jadi ayah yang gagal," sebutnya.
Meski berat, pasangan ini akhirnya memilih mengunggah kisah tersebut sebagai pembelajaran bagi orang tua lainnya agar tak pernah lengah mengawasi anak-anak, di mana pun mereka bermain.
"Kejadian ini menjadi penyelesalan kami sebagai orang tua, kami hampir kehilangan anak yang paling kami sayangi," ungkapnya.
Meisya pun mengingatkan agar para orang tua selalu waspada, meski berada di tempat yang sudah berkali-kali dikunjungi.
"Jangan pernah lengah walau pantai itu pernah berulang kami kita datangi. Peluk anak-anak kita lebih erat lagi karena kami hampir kehilangan kesempatan itu," sebutnya.
Baca Juga: Pemprov DKI Bahas Perluasan Penerima Transportasi Umum Gratis, Ini Daftar 6 Golongan Usulannya
Dia juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelamatkan putranya.
"Allah Maha Besar. Allah Maha Baik mengirimkan banyak kejadian di luar logika, mengatur mereka yang kami kenal bermain bersama Bambang," jelasnya.
"Dan, Allah kirimkan malaikat (life guard) yang tidak berhasil kami temukan yang sudah menyelamatkan nyawa Bambang. Allah yang balas yah mas, doa kami untukmu, matur suksma," sambungnya.
Di akhir unggahannya, Meisya turut mendoakan seluruh anak yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
"Peluk Anta sahabat Bambang, dan hari itu ada lima anak lain yang juga terseret ombak, semoga mereka semua selamat," tutupnya. ***

