POJOKSATU.id, Kota Bandung - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan membenarkan pelaku begal saat ini rata-rata remaja dan anak dibawah umur.
Namun Farhan menyampaikan bersama forum komunikasi pimpinan daerah (Forkompinda) terutama kepolisian terus berkoordinasi agar angka pembegalan ini terus menurun.
"Saya sampaikan tadi di sambutan saya bersama pak Kapolres sudah bersepakat bahwa setiap kejadian begal itu kita expose. Tujuannya satu kita waspada, dua para aparat juga sudah melakukan penindakan," ujar Farhan kepada wartawan.
Baca Juga: Rekam Jejak Argentina vs Spanyol, Siapa Lebih Unggul Jelang Final Piala Dunia 2026?
Masih kata Farhan, ada beberapa hal membuat begal marak diantaranya tekanan ekonomi dan karena siklus setiap memasuki libur sekolah angka kekerasan selalu meningkat tinggi.
"Nanti begitu sekolah mulai akan turun lagi. Nah mudah-mudahan ini kita bisa tekan terus karena bagaimanapun juga kita dalam penanganan masalah ini gak mau pura-pura aman. Kita mah apa adanya aja ditangani langsung. Minggu depan lah saya akan rapat lagi dengan Forkopimda untuk mengetahui perkembangannya," ujarnya.
Masih kata Farhan kendati pelaku remaja bahkan anak dibawah umur namun bila sudah melanggar hukum pasti akan ditindak. Tetapi penindakannya berbeda, ada perlindungan khusus.
Baca Juga: KPK Belum Berniat Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dari Kejagung
"Nah itu yang saya khawatirkan. Karena jangan-jangan upaya-upaya untuk tindakannya mereka ini dijadikan sebagai upaya untuk rekrutmen. Masuk ke dalam kelompok-kelompok kekerasan. Kita udah berperan. Kalau gak ada, itu jauh lebih parah lagi. Kan sekarang ada begal kita pasti langsung tangkap-tangkap dan terekspos," tegasnya lagi.***



