POJOKSATU.id — Jadwal final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina akan mempertemukan dua raksasa sepak bola dunia dalam perebutan gelar juara.
Timnas Spanyol yang datang dengan status juara Eropa akan menantang Argentina sebagai juara bertahan Piala Dunia.
Duel bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion New York New Jersey pada Minggu, 19 Juli 2026 pukul 15.00 waktu setempat (ET) atau Senin, 20 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Laga Spanyol melawan Argentina diprediksi menjadi salah satu final paling menarik dalam sejarah Piala Dunia.
Baca Juga: KPK Belum Berniat Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dari Kejagung
Kedua tim memiliki tradisi panjang di sepak bola internasional dan sama-sama pernah mengangkat trofi paling bergengsi tersebut, meski dengan catatan prestasi yang berbeda.
Secara historis, Argentina memiliki rekam jejak yang lebih mentereng di Piala Dunia.
Tim berjuluk La Albiceleste telah tampil sebanyak 19 kali hingga edisi 2026 dan sukses meraih tiga gelar juara, yakni pada 1978, 1986, dan 2022.
Selain itu, Argentina juga tiga kali finis sebagai runner-up pada 1930, 1990, dan 2014, serta enam kali mencapai babak semifinal.
Sementara itu, Spanyol telah berpartisipasi dalam 17 edisi Piala Dunia hingga 2026.
Baca Juga: KPK Belum Berniat Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dari Kejagung
La Roja baru sekali menjadi juara dunia, yaitu pada 2010 di Afrika Selatan.
Meski demikian, Spanyol tetap menjadi salah satu kekuatan utama sepak bola dunia berkat konsistensinya di level internasional dan kesuksesannya di berbagai turnamen besar.
Perjalanan Argentina di Piala Dunia dimulai dengan pencapaian impresif sebagai runner-up pada edisi perdana tahun 1930 setelah kalah dari Uruguay di partai final.
Gelar juara pertama akhirnya diraih saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1978 usai mengalahkan Belanda dengan skor 3-1 pada babak final.
Delapan tahun kemudian, Argentina kembali berjaya di Meksiko 1986.
Baca Juga: Kapuspenkum Beri Klarifikasi, Status Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Masih Tersangka
Dipimpin oleh Diego Maradona yang tampil luar biasa sepanjang turnamen, mereka mengalahkan Jerman Barat dengan skor 3-2 untuk mengamankan gelar dunia kedua.
Argentina kembali mencapai final pada 1990, tetapi harus puas menjadi runner-up setelah takluk 0-1 dari Jerman Barat.
Nasib serupa kembali terjadi pada Piala Dunia 2014 ketika mereka kalah 0-1 dari Jerman lewat gol Mario Götze pada babak perpanjangan waktu.
Penantian panjang Argentina berakhir pada Piala Dunia 2022 di Qatar.
Baca Juga: Daftar 7 Kelurahan di Jakarta Barat yang Terdampak Gangguan Air PAM Jaya Mulai 17 Juli 2026
Tim asuhan Lionel Scaloni sukses menjadi juara setelah menundukkan Prancis melalui drama adu penalti usai bermain imbang 3-3 selama 120 menit.
Gelar tersebut sekaligus menjadi trofi Piala Dunia pertama bagi Lionel Messi dan membawa Argentina mengoleksi tiga gelar juara dunia.
Secara keseluruhan, Argentina telah mengoleksi tiga gelar juara, tiga kali menjadi runner-up, serta membukukan 47 kemenangan dari 88 pertandingan Piala Dunia.
Sejumlah legenda seperti Diego Maradona dan Lionel Messi menjadi simbol kejayaan sepak bola Argentina di panggung dunia.
Di sisi lain, perjalanan Spanyol di Piala Dunia juga penuh cerita.
Baca Juga: Syarat dan Jadwal Beasiswa Cendekia Baznas Kota Tangerang 2026, Kuota Hanya 50 Mahasiswa
La Roja menjalani debutnya pada edisi 1934 dan langsung mencapai babak perempat final.
Prestasi terbaik sebelum menjadi juara terjadi pada 1950 ketika mereka finis di peringkat keempat.
Saat menjadi tuan rumah Piala Dunia 1982, Spanyol gagal memenuhi ekspektasi karena hanya mampu melaju hingga fase grup kedua.
Mereka kembali menembus babak perempat final pada edisi 2002 sebelum akhirnya mencapai puncak kejayaan delapan tahun kemudian.
Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan menjadi momen bersejarah bagi Spanyol.
Baca Juga: Cara Mendapatkan Tiket Gratis Sea World Ancol untuk Lansia, Berlaku hingga Akhir Juli 2026
Berbekal permainan tiki-taka yang mendominasi dunia sepak bola saat itu, mereka berhasil mengalahkan Belanda dengan skor 1-0 melalui gol Andrés Iniesta pada babak perpanjangan waktu.
Kemenangan tersebut memastikan Spanyol meraih gelar Piala Dunia pertama sepanjang sejarah.
Namun, status sebagai juara bertahan tidak mampu dipertahankan pada edisi 2014.
Spanyol tersingkir sejak fase grup, kemudian hanya mencapai babak 16 besar pada Piala Dunia 2018 dan 2022.
Hingga menjelang final Piala Dunia 2026, Spanyol tercatat memiliki satu gelar juara dunia dengan torehan 31 kemenangan dari 67 pertandingan Piala Dunia.
Era keemasan mereka dibangun oleh sederet pemain legendaris seperti Iker Casillas, Xavi Hernández, Andrés Iniesta, Sergio Busquets, Sergio Ramos, dan David Villa.
Jika melihat sejarah di Piala Dunia, Argentina memang lebih unggul dibandingkan Spanyol.
La Albiceleste telah tiga kali menjadi juara dunia dan beberapa kali tampil di partai final, sehingga memiliki pengalaman lebih besar dalam pertandingan perebutan gelar.
Sebaliknya, Spanyol baru sekali mengangkat trofi Piala Dunia, tetapi datang ke final 2026 dengan modal sebagai juara Eropa serta skuad yang dipenuhi pemain muda berbakat.
Dengan latar belakang sejarah dan prestasi tersebut, final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina dipastikan menjadi pertarungan dua generasi sepak bola yang sama-sama memiliki kualitas untuk mengukir sejarah baru di panggung tertinggi sepak bola dunia.***

