POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Garut bergerak lebih awal menghadapi ancaman musim kemarau dengan menyiapkan puluhan mesin pompa air untuk menjaga pasokan air di lahan pertanian.

Langkah ini diharapkan mampu mengurangi dampak kekeringan sekaligus mencegah kerugian yang lebih besar bagi para petani.

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, mengungkapkan pemerintah daerah telah menerima bantuan lebih dari 90 unit pompa air dari pemerintah pusat.

Baca Juga: Cara Cek AJB Asli atau Palsu Sebelum Beli Rumah, Jangan Sampai Tertipu Saat Transaksi Properti

Seluruh peralatan tersebut kini telah disebar ke berbagai kecamatan agar dapat segera dimanfaatkan ketika dibutuhkan.

"Kemarin ada bantuan dari pemerintah pusat lebih 90 pompa air," ujar Syakur, Senin.

Menurutnya, musim kemarau selalu membawa potensi kekeringan yang dapat mengganggu sektor pertanian maupun ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Karena itu, pemerintah memilih melakukan langkah antisipasi lebih awal dibanding menunggu kondisi semakin memburuk.

Baca Juga: Jual Beli Kurs Dolar Ternyata Bukan Cuma Buat Pebisnis, Ini 8 Manfaatnya bagi Keuangan dan Investasi

Pompa-pompa tersebut telah disiagakan sehingga petani dapat menggunakannya untuk mengalirkan air ke lahan yang mulai mengalami kekeringan.

"Kita sudah membagikan pompa air-pompa air," katanya.

Siapkan Tambahan Pompa Jika Dibutuhkan
Pemkab Garut juga membuka kemungkinan menambah jumlah pompa apabila kebutuhan di lapangan meningkat.

Baca Juga: Resep Tempe Tahu Bacem Empuk dan Meresap, Manis Gurih Khas Jawa yang Selalu Bikin Nambah Nasi

Pemerintah masih menunggu laporan dari setiap wilayah mengenai kondisi lahan pertanian selama musim kemarau berlangsung.

Selain mengandalkan bantuan yang telah tersedia, anggaran tambahan juga telah dipersiapkan untuk pengadaan pompa baru jika diperlukan.

"Kita masih menunggu laporan dari daerah-daerah, yang pasti kita juga siapkan anggaran untuk menambah pompa air kalau yang disediakan kurang," jelas Syakur.

Baca Juga: Kwetiau Goreng Pedas Rumahan, Gurih, Kenyal, dan Bikin Ketagihan, Cocok Jadi Menu Makan Siang

Distribusi Air Bersih Juga Disiapkan
Tidak hanya fokus menjaga produktivitas pertanian, Pemkab Garut juga menyiapkan langkah antisipasi apabila warga mulai mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Garut telah diminta bersiaga untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah yang sumber airnya terdampak kekeringan selama musim kemarau.

Menurut Syakur, kondisi kemarau tahun ini belum separah perkiraan sebelumnya.

Curah hujan yang masih turun di sejumlah wilayah membuat ketersediaan air hingga kini masih relatif terjaga.

Baca Juga: Al Haris Tinjau SAMSAT Tebo: Tekankan Pelayanan Nyaman, Inovasi Pajak, dan Integritas Petugas

"Kejadian kemarau panjang itu tidak sedini yang kita bayangkan, dulu kita bayangkan bahwa bulan ini sudah kekeringan, tapi masih ada air," tuturnya.

Meski demikian, pemerintah memilih tetap meningkatkan kesiapsiagaan agar sektor pertanian dan kebutuhan air masyarakat tidak terganggu apabila intensitas kemarau meningkat dalam beberapa bulan ke depan.

Langkah antisipatif ini diharapkan mampu menjaga hasil panen sekaligus memberikan rasa tenang bagi masyarakat yang menggantungkan hidupnya pada sektor pertanian.***