POJOKSATU.ID – Seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Barat tidak menghadiri rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jawa Barat. Aksi tersebut termasuk dilakukan Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono.
Rapat paripurna membahas dua agenda, yaitu laporan Badan Anggaran terkait persetujuan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun 2025 beserta penandatanganan persetujuan bersama dan pendapat akhir gubernur. Agenda kedua adalah laporan Reses III Tahun Sidang 2024/2025.
Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa, menyebutkan rapat dihadiri 81 dari 120 anggota legislatif. Meski 39 anggota tidak hadir, jumlah tersebut tetap memenuhi syarat kuorum.
Baca Juga: Setelah Marcopolo dan Blue Star, Pemprov Sumut Eksekusi Cafe Duku Indah di Kutalimbaru
Sebelumnya, Ono Surono menyatakan dukungan terhadap rencana perubahan APBD 2025 yang mengalokasikan kembali bantuan untuk pondok pesantren dan masjid. Namun, dalam pembahasan APBD Perubahan 2025, alokasi tersebut tidak muncul.
Sebagai gantinya, pemerintah provinsi memasukkan program baru berupa beasiswa santri tidak mampu dengan anggaran Rp10 miliar.
Atas dasar itu, Fraksi PDI Perjuangan juga menolak menandatangani persetujuan bersama Perubahan APBD Jabar 2025.***



