POJOSKATU.ID – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung menegaskan komitmennya terhadap transportasi berkelanjutan dengan mengoperasikan 31.814 perjalanan kereta api selama Semester I 2025.
Angka ini mencakup perjalanan kereta penumpang lokal, jarak jauh, dan kereta barang, seiring dengan meningkatnya kesadaran publik akan isu keberlanjutan dan emisi karbon.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menjelaskan bahwa operasional yang intensif ini diiringi dengan tingkat ketepatan waktu keberangkatan yang mencapai 99,82%.
Baca Juga: Penmaba UNJ Masih Dibuka! Cek Syarat Daftar Pascasarjana S2 dan S3 Gelombang 3 di Sini
"Ini menunjukkan komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang andal, efisien, dan ramah lingkungan," ujar Kuswardojo.
Kuswardojo menambahkan bahwa kereta api secara inheren merupakan moda transportasi darat yang paling efisien dalam konsumsi energi dan memiliki jejak karbon jauh lebih rendah dibandingkan moda lainnya.
Setiap perjalanan kereta api diklaim menggantikan puluhan hingga ratusan kendaraan pribadi, berkontribusi signifikan terhadap penurunan polusi udara.
Baca Juga: UMKM Binaan BRI Ini Bukukan Prestasi di Singapura Lewat Cokelat Rasa Nusantara
"Setiap perjalanan kereta api membantu mengurangi emisi gas rumah kaca, mengurangi kemacetan, serta mendukung pengurangan penggunaan bahan bakar fosil," tegasnya, seraya mendorong masyarakat untuk beralih ke transportasi berbasis rel.
Selain aspek operasional, KAI Daop 2 Bandung juga berinovasi dalam layanan digital, seperti implementasi boarding pass tanpa kertas melalui fitur Face Recognition dan perluasan akses pembayaran non-tunai, sebagai dukungan terhadap gaya hidup berkelanjutan.
Baca Juga: Sarangheo, Begini Kurikulum Cinta Ala Kemenag, SUDAH RESMI Berlaku
Dalam upaya nyata mendukung kelestarian lingkungan, Daop 2 Bandung turut aktif menjalankan program penghijauan di area stasiun. Berbagai jenis pohon dan tanaman ditanam di seluruh stasiun di wilayah Daop 2 Bandung untuk menciptakan lingkungan yang sejuk, nyaman, dan menyerap polusi udara.
"Stasiun kini tidak hanya menjadi titik naik-turun penumpang, tetapi juga ruang terbuka yang lebih ramah lingkungan," tambah Kuswardojo.
Baca Juga: IJAZAH SEKOLAH RAKYAT DIAKUI, Siswa Bisa Lanjut ke Sekolah Reguler Lewat Jalur PPDB
KAI Daop 2 Bandung menyatakan akan terus memperkuat peran kereta api sebagai transportasi masa depan yang berkelanjutan, sejalan dengan program pemerintah dalam mengurangi emisi karbon pada sektor transportasi.
"Dengan kombinasi pelayanan yang tepat waktu, efisiensi energi, serta perhatian pada kelestarian lingkungan, kereta api di wilayah Daop 2 Bandung terus menunjukkan bahwa transportasi publik dapat menjadi solusi utama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim," simpul Kuswardojo. ***



