POJOKSATU.ID — Tumpukan sampah yang sempat menggunung di kawasan Pasar Induk Gedebage, Kota Bandung, akhirnya berhasil dibersihkan.
Direktur Utama Perumda Pasar Juara, Pradana Aditya Wicaksana memastikan kondisi pasar kini sudah bersih setelah dilakukan penanganan intensif selama dua hari.
“Alhamdulillah, hasilnya sangat signifikan. Sampah yang kemarin menumpuk sekarang sudah nol, rata dengan tanah,” ujar Pradana saat meninjau lokasi, Rabu (30/4/2025).
Baca Juga: Penyaluran Kredit Perbankan Jawa Barat Tumbuh 7,58 Persen, Diproyeksi Naik Hingga 11 Persen
Penanganan dilakukan selama 48 jam nonstop dengan dukungan alat berat berupa loader, ekskavator, dan dump truk.
Pada hari pertama, tercatat 86 ritase sampah berhasil diangkut, sementara hari kedua sebanyak 79 ritase.
Pradana menjelaskan, permasalahan sampah bermula sejak berakhirnya kerja sama pengelolaan kebersihan dengan pihak ketiga pada Agustus 2024.
Sejak saat itu, pengangkutan sampah tidak terkendali dan bahkan muncul praktik pungutan liar oleh oknum paguyuban kebersihan.
Baca Juga: Desa Pasirjengkol Karawang Siap Bentuk Koperasi Merah Putih, Cegah Warga Terjerat Pinjol
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Perumda Pasar menghentikan aktivitas paguyuban kebersihan dan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung pun turun tangan dengan mengerahkan alat berat guna mempercepat proses pengangkutan.
Sebagai upaya jangka panjang, Pradana menyebut pihaknya akan terus bersinergi dengan DLH untuk memastikan pengelolaan sampah di pasar berjalan optimal.
Selain itu, fasilitas alat berat bantuan DLH akan ditempatkan di pasar untuk penanganan sampah secara langsung.
“Kami ingin memastikan pasar tetap bersih dan nyaman, baik untuk pedagang maupun pengunjung,” tegasnya.
Pradana juga mengajak pedagang dan masyarakat sekitar untuk disiplin menjaga kebersihan serta mendukung program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan) yang dicanangkan Pemkot Bandung.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Jawa Barat dan Wali Kota Bandung yang telah turun langsung memberikan dukungan dan solusi atas persoalan sampah yang sempat terjadi.
“Ke depan, kami akan wujudkan kolaborasi penuh antara Perumda Pasar, Pemkot, dan masyarakat untuk menyelesaikan persoalan sampah secara berkelanjutan,” tandas Pradana. ***



