POJOKSATU.ID – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kota Bandung mendapat apresiasi tinggi atas kelancarannya. PJ Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, menyampaikan rasa puasnya terhadap jalannya proses Pilkada yang berlangsung aman dan tertib.
“Persiapan hingga pelaksanaannya berjalan dengan baik. Semoga proses ini terus lancar hingga selesai tanpa hambatan,” ujar Bey saat teleconference dengan Desk Pilkada di 27 kabupaten dan kota.
Laporan dari berbagai Tempat Pemungutan Suara (TPS) mengonfirmasi bahwa tidak ada kendala berarti, bahkan di lokasi-lokasi khusus seperti Wyata Guna, RS Hasan Sadikin, dan Lapas Sukamiskin.
PJ Walikota Bandung, A. Koswara, mengungkapkan bahwa koordinasi yang baik antara panitia, keamanan, dan masyarakat menjadi kunci kesuksesan.
Baca Juga: Kirmir di Area TPU Cikutra Jebol, Imbas 20 Makam Terdampak
“Situasi di seluruh TPS kondusif. Meskipun hujan sempat turun, pemungutan suara tetap berjalan lancar dengan lokasi penghitungan suara dialihkan ke ruang tertutup seperti sekolah,” kata Koswara.
Partisipasi pemilih di Kota Bandung terbilang tinggi, mencapai rata-rata 70-80 persen di 16 kecamatan. Fasilitas khusus seperti alat bantu braille untuk tunanetra juga disediakan di TPS seperti Wyata Guna.
Meski alat tersebut hanya tersedia untuk surat suara gubernur, pemilih tetap dapat menggunakan hak pilihnya dengan pendampingan sesuai prosedur Panwas dan KPPS.
“Hal ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap inklusivitas tetap terjaga. Kami ingin semua masyarakat dapat berpartisipasi dengan nyaman,” tambah Koswara.
Baca Juga: UPDATE PERTAMINA! Harga BBM Pasca Pilkada, Pertalite dan Biosolar Tak Berubah!
Proses penghitungan suara kini tengah berlangsung dengan pengamanan ketat untuk memastikan hasil yang transparan dan adil. Penyelenggara berharap seluruh tahapan Pilkada ini dapat diselesaikan sesuai jadwal tanpa hambatan berarti.
“Kondisi aman dan partisipasi tinggi ini mencerminkan semangat demokrasi masyarakat Kota Bandung. Kami mengapresiasi semua pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan Pilkada yang tertib,” tutup Koswara.***



