POJOKSATU.id, BANDUNG -- Pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2024 Kota Bandung di Balai Kota, Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar mengatakan, barangsiapa yang menguasai teknologi akan menguasai peradaban.
"Penguasaan inovasi teknologi digital harus menjadi bagian dari peradaban kita hari ini," kata Hikmat, Senin (20/5).
Hikmat menilai, adanya inovasi teknologi akan membuat perubahan kehidupan manusia secara revolusioner.
"Ini merupakan momentum kebangkitan nasional yang kedua setelah yang pertama era Budi Utomo 116 tahun silam," ungkapnya.
Baca Juga: Tempo Inti Media Bukukan Laba 2023 Senilai Rp 1,5 Miliar, Balikkan Kerugian Dialami 2022
Jika menelisik data yang ada, lanjut Hikmat, dalam dua dekade 60% penduduk Indonesia masuk dalam usia produktif yang siap mengembangkan inovasi baru atau dikenal dengan bonus demografi.
"Di titik ini, gambarannya makin jelas, penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan bagi kita untuk menyongsong Indonesia Emas," kata Hikmat.
Salah satu yang berpeluang menjadi penopangnya adalah adopsi teknologi digital. Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79,5 persen dari total populasi.
Dalam aspek bisnis, sosial, dan ekonomi, transformasi digital dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mendukung pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan produktivitas dan profitabilitas bisnis.
Baca Juga: Karyawan Polo Minta Keadilan ke Ketua Mahkamah Agung, Demi Hajat Hidup Orang Banyak
Sementara itu, dalam aspek sosial dan lingkungan, transformasi digital mampu meningkatkan akses terhadap berbagai teknologi untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.
"Potensi-potensi ini tentu mendukung percepatan transformasi digital, sekaligus membuka peluang bagi Indonesia untuk keluar dari middle-income trap," ujarnya.
"Kebangkitan kedua merupakan momen terpenting bagi kita hari ini. Kita harus menatap masa depan dengan penuh optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan," imbuhnya.
Baca Juga: Hakim Agung Yulius Semangati Anak Pengungsi Banjir Bandang Sumbar Agar Tetap Semangat Belajar Quran
Ia mengatakan, di titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam, bonus demografi, potensi transformasi digital, menjadi modal dasar menuju Indonesia Emas 2045.
Tak hanya itu, Hikmat memaknai, Hari Kebangkitan Nasional ini juga harus menjadi momentum dalam meningkatkan kesadaran diri dan menguatkan jati diri bangsa.
"Dengan menguatkan jati diri kita, kita akan kuat jati diri keluarga kita, akan kuat jati diri negara kita. Saya kira itu barangkali memaknai itu semua," tutupnya.***



