POJOKSATU.ID - Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin meminta seluruh elemen masyarakat menjaga suasana teduh pada masa tenang jelang pemungutan suara Rabu (14/2) mendatang.

"Masa tenang adalah tanggung jawab bersama untuk menjaga suasana damai jelang pesta demokrasi nanti," kata Bey, Senin (12/2).

Bey pun selalu mengingatkan semua pemangku kepentingan mewaspadai bencana akibat cuaca ekstrem yang berpotensi menghambat jalannya pemilu.

Baca Juga: Banjir Majalengka-Sumedang Berangsur Surut Mulai Hari Ini

"Informasi dari BMKG, PVMBG, dan lembaga resmi lainnya perlu diupdate dan menjadi rujukan secara serius, terutama oleh bupati dan walikota," ucapnya.

Sebagai informasi, Pemprov Jabar telah berkoordinasi dengan BMKG dan PYMVG untuk mitigasi bencana. Untuk penyelamatan, 1.800 personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah disiagakan di seluruh kecamatan.

"Kabupaten Bogor teridentifikasi sebagai daerah paling rawan bencana," ujarnya.

Baca Juga: Rayakan Imlek Bikin Netizen Bingung, Inara Rusli Beberkan Almarhum Ayahnya Keturunan Tionghoa, Sempat Terjun ke Politik

Sehingga, lanjut Bey, perlu antisipasi saat pelaksanaan pemilu terjadi hujan ekstrem terutama di daerah rawan bencana.

Sementara itu, Anggota KPU RI, Yulianto Sudrajat mengajak seluruh rakyat Indonesia, termasuk Jawa Barat, yang memenuhi syarat dan terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) berbondong-bondong menuju tempat pemungutan suara (TPS).

"Mari bersama-sama kita jadikan Pemilu sebagai ikhtiar menjaga persatuan sekaligus penguat integrasi bangsa. Jangan lupa datang ke TPS, Rabu 14 Februari 2024," tutupnya.***